Adnan , M. Fachri Adnan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA TEORI BIROKRASI DAN TRANSFORMASI ORGANISASI PUBLIK Arischa, Kennywan Leo Arischa; Adnan , M. Fachri Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika teori birokrasi dan transformasi organisasi publik merupakan subjek utama dalam konteks administrasi publik modern. Teori birokrasi, yang dikembangkan oleh Max Weber, menyajikan kerangka kerja untuk pemahaman struktur organisasi yang teratur dan berdasarkan aturan. Namun, dalam era perubahan konstan dan kompleksitas global, organisasi publik dituntut untuk beradaptasi dan bertransformasi. Studi ini membahas evolusi teori birokrasi dari perspektif historis dan menyoroti tantangan dan kritik yang dihadapi dalam konteks transformasi organisasi publik. Transformasi ini melibatkan pergeseran paradigma dari model birokratis tradisional ke bentuk organisasi yang lebih responsif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong atau menghambat transformasi organisasi publik, seperti perubahan kebijakan, teknologi informasi, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan. Selain itu, disoroti pula strategi implementasi yang efektif untuk mencapai transformasi yang berhasil. Melalui pendekatan analisis literatur dan studi kasus, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana teori birokrasi dapat diintegrasikan dengan konsep transformasi organisasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih adaptif dan efisien di sektor publik. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat memberikan panduan bagi pembuat kebijakan, manajer organisasi publik, dan peneliti untuk menghadapi tantangan dalam merancang dan melaksanakan transformasi organisasi dengan sukses.
IMPLEMENTASI TEORI GOOD GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KINERJA ADMINISTRASI PUBLIK Mulanda , Dana Mulanda; Adnan , M. Fachri Adnan
FisiPublik: Jurnal Ilmu Sosial dan Politik Vol. 8 No. 2 (2023): November
Publisher : Social and Political Sciences Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi teori Good Governance dalam meningkatkan kinerja administrasi publik. Good Governance dianggap sebagai kerangka kerja yang esensial untuk mencapai tata kelola yang efektif, transparan, dan akuntabel dalam administrasi publik. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan studi literatur untuk mengevaluasi konsep Good Governance dan menerapkannya dalam konteks administrasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Good Governance dalam administrasi publik melibatkan beberapa aspek kunci, termasuk partisipasi masyarakat, akuntabilitas, transparansi, aturan hukum, dan efisiensi. Upaya untuk meningkatkan kinerja administrasi publik harus didasarkan pada prinsip-prinsip Good Governance ini. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan, pemantauan pelaksanaan kebijakan, dan pertanggungjawaban pemerintah menjadi kunci untuk mencapai Good Governance. Selain itu, perlunya memperkuat kapasitas dan integritas lembaga-lembaga administrasi publik sebagai bagian dari implementasi Good Governance. Sistem manajemen yang efektif, pengembangan sumber daya manusia, dan penerapan teknologi informasi dapat mendukung pencapaian tujuan Good Governance dalam meningkatkan kinerja administrasi publik. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk pemahaman tentang pentingnya mengintegrasikan teori Good Governance dalam konteks administrasi publik. Implikasi praktisnya adalah bahwa penerapan Good Governance dapat menjadi landasan untuk perbaikan sistem administrasi publik yang lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan praktisi administrasi publik dalam mengoptimalkan kinerja sistem administrasi publik melalui penerapan prinsip-prinsip Good Governance.