Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PENANGANAN PENYEBAB KECELAKAAN LALU- LINTAS DENGAN METODE ACCIDENT RATE PADA JALAN TOL NGAWI-KERTOSONO Fahmi Rama D. P; Susilowati; Inge Anggitasari; Olvi Pamadya Utaya K
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergerakan transportasi di Pulau Jawa saat ini menjadi penggerak perekonomian yang memfasilitasi distribusi barang dan jasa. Pemerintah Indonesia membangun jalan tol untuk membantu masyarakat Indonesia melakukan kegiatan ekonomi dan sosial dengan baik. Jalan Tol Ngawi-Kertosono merupakan satu-satunya jalan tol di Madiun, Provinsi Jawa Timur, serta berada dalam lingkup jaringan jalan umum. Jalan Tol ini dibangun dengan standar keselamatan yang tinggi, kecelakaan lalu lintas masih sering terulang di beberapa ruas, termasuk Ngawi-Kertosono. Kondisi ini memunculkan tantangan bagi pihak pengelola tol (BUJT), dan pemerintah untuk terus meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor - faktor penyebab dan alternatif solusi penanganan terhadap kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan tol Ngawi – Kertosono. Metode yang digunakan adalah metode Accident Rate. Dari hasil analisis diharapkan dapat memberikan pemilihan pemecahan guna menangani kecelakaan lalu lintas sehingga lebih dapat diminimalisir dan ditingkatkan pelayanan pada ruas jalan tol. Hasil analisis adalah Faktor pengguna jalan dengan urutan mengantuk sebesar 60%, Kelelahan sebesar 25% dan Kurang nya antisipasi sebesar 15%. Kondisi fisik kendaraan yang sering diabaikan oleh pengemudi, seperti rem yang mendadak tidak berfungsi, ban mobil yang pecah saat melaju dengan kecepatan tinggi, serta kendaraan yang jarang diservis. Peningkatan aspek teknis pada ruas jalan tol berdampak positif terhadap keselamatan lalu lintas. Perbaikan desain geometrik, rambu, marka, dan pencahayaan mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Penggunaan CCTV, VMS, dan sensor cuaca membantu pengemudi lebih waspada dan responsif terhadap kondisi jalan. Pelatihan dan sertifikasi pengemudi juga menjadi langkah strategis, terutama bagi pengemudi kendaraan berat dan angkutan umum. Penerapan sistem tilang elektronik (ETLE) memungkinkan pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas secara real-time.