Inge Anggitasari
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC) MENGGUNAKAN FILLER ASBUTON BERBUTIR EX. WOL Agung E. Fay; Susilowati; Olvi Pamadya Utaya U.K; Inge Anggitasari
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 5 No 02 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapis Aspal Beton merupakan lapisan yang menutupi konstruksi dari perkerasan jalan dengan mutu strukturalnya. Kombinasi yang terbagi dari pasir gradasi menerus serta aspal keras, dijadikan satu, dihamparkan dan dipadatkan di kondisi panas pada suhu. Ada dari Aspal Beton (Asphalt Concrete) yaitu AC-WC Asbuton Butir (Asphalt Concrete - Wearing Course Asbuton Butir). Aspal Buton merupakan aspal dari alam yang berada dalam kandungan batuan di pulau Buton. Peneliti memilih aspal buton sebagai pengganti filer pada campuran AC-WC. Akan tetapi peneliti melakukan pengujian asbuton tersebut untuk mengetahui kadar aspal. Perencanaan dan perbandingan pada campuran yang digunakan untuk gabungan agregat mengharuskan ada jarak antara batas spesifikasi menurut spesifikasi Bina Marga tahun 2024. Peneliti memilih aspal buton sebagai pengganti filer pada campuran AC-WC. Akan tetapi peneliti melakukan pengujian rancangan agregat campuran dengan menggunakan batas-batas gradasi agregat campuran, dan mengetahui mutu aspal maksimum pada campuran AC-WC Asbuton Butir. Mutu Aspal maksimum Campuran AC-WC Asbuton adalah 6,0 % dengan Marshall Test yaitu: Stabilitas (KAO) 1694,59 Kg, Flow 3,15 mm, VIM Marshall 3,77 %, VMA 16,44 % dan VFB 77,05%.
ANALISIS RENCANA ANGGARAN BIAYA PEKERJAAN REKONSTRUKSI PERKERASAN KAKU PADA JALAN TOL NGAWI KERTOSONO KM 611+000 S/D KM 646+000 Abu Choiri; Inge Anggitasari; Susilowati; Olvi Pamadya Utaya K
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Tol Ngawi–Kertosono adalah bagian dari jaringan Tol Trans Jawa yang berfungsi untuk keamanan dan kenyamanan pergerakan masyarakat serta penyaluran barang antarwilayah. Seiring waktu, kondisi jalan mengalami penurunan akibat beban lalu lintas yang tinggi, sehingga diperlukan pekerjaan rekonstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menganalisis Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut. Metodologi penelitian mencakup studi literatur, pengumpulan data primer melalui gambar kerja proyek dan survei lapangan, serta data sekunder dari HSPK dan peraturan teknis terkait. Analisis dilakukan dengan menghitung volume pekerjaan, menyusun harga satuan berdasarkan AHSP, dan merekapitulasi total biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RAB yang disusun dengan metode analitis-deskriptif mampu memberikan estimasi biaya yang akurat dan menjadi acuan penting dalam pelaksanaan proyek. Faktor-faktor seperti biaya bahan, gaji para pekerja, dan penyewaan peralatan menjadi komponen utama dalam perhitungan anggaran. Studi ini memberikan kontribusi dalam perencanaan biaya yang efisien dan dapat dijadikan referensi oleh pelaksana proyek jalan tol di masa mendatang, Perkiraan total biaya yang digunakan untuk melaksanakan proyek diantaranya adalah Rp 2.678.568.750 sudah termasuk PPN 11%, yang mencakup pekerjaan pembongkaran perkerasan lama, beton kaku, pembesian, serta biaya tidak langsung seperti overhead dan cadangan.
EVALUASI PENANGANAN PENYEBAB KECELAKAAN LALU- LINTAS DENGAN METODE ACCIDENT RATE PADA JALAN TOL NGAWI-KERTOSONO Fahmi Rama D. P; Susilowati; Inge Anggitasari; Olvi Pamadya Utaya K
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergerakan transportasi di Pulau Jawa saat ini menjadi penggerak perekonomian yang memfasilitasi distribusi barang dan jasa. Pemerintah Indonesia membangun jalan tol untuk membantu masyarakat Indonesia melakukan kegiatan ekonomi dan sosial dengan baik. Jalan Tol Ngawi-Kertosono merupakan satu-satunya jalan tol di Madiun, Provinsi Jawa Timur, serta berada dalam lingkup jaringan jalan umum. Jalan Tol ini dibangun dengan standar keselamatan yang tinggi, kecelakaan lalu lintas masih sering terulang di beberapa ruas, termasuk Ngawi-Kertosono. Kondisi ini memunculkan tantangan bagi pihak pengelola tol (BUJT), dan pemerintah untuk terus meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor - faktor penyebab dan alternatif solusi penanganan terhadap kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan tol Ngawi – Kertosono. Metode yang digunakan adalah metode Accident Rate. Dari hasil analisis diharapkan dapat memberikan pemilihan pemecahan guna menangani kecelakaan lalu lintas sehingga lebih dapat diminimalisir dan ditingkatkan pelayanan pada ruas jalan tol. Hasil analisis adalah Faktor pengguna jalan dengan urutan mengantuk sebesar 60%, Kelelahan sebesar 25% dan Kurang nya antisipasi sebesar 15%. Kondisi fisik kendaraan yang sering diabaikan oleh pengemudi, seperti rem yang mendadak tidak berfungsi, ban mobil yang pecah saat melaju dengan kecepatan tinggi, serta kendaraan yang jarang diservis. Peningkatan aspek teknis pada ruas jalan tol berdampak positif terhadap keselamatan lalu lintas. Perbaikan desain geometrik, rambu, marka, dan pencahayaan mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Penggunaan CCTV, VMS, dan sensor cuaca membantu pengemudi lebih waspada dan responsif terhadap kondisi jalan. Pelatihan dan sertifikasi pengemudi juga menjadi langkah strategis, terutama bagi pengemudi kendaraan berat dan angkutan umum. Penerapan sistem tilang elektronik (ETLE) memungkinkan pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas secara real-time.
KAJIAN STUDI LALU LINTAS PADA SIMPANG EMPAT TABITA SENTANI KOTA JAYAPURA andi, ihsan; Susilowati; Inge Anggitasari; Olvi Pamadya Utaya U.K
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/reaktip.v6i2.12512

Abstract

Kemacetan lalu lintas di Simpang Empat Tabita, Sentani, Kabupaten Jayapura menjadi salah satu permasalahan transportasi yang memengaruhi kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan berdasarkan karakteristik lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DS), dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS) dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui survei lalu lintas menggunakan rekaman CCTV pada hari kerja dan akhir pekan dengan periode pengamatan pagi, siang, dan sore. Data yang dianalisis meliputi volume lalu lintas, hambatan samping, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada periode pagi hari kerja dengan nilai sebesar 5.473,20 smp/jam. Kapasitas ruas jalan yang dianalisis berkisar antara 2.589,98 smp/jam pada kondisi hambatan samping tinggi hingga 2.674,44 smp/jam pada kondisi hambatan samping rendah. Nilai derajat kejenuhan (DS) pada seluruh periode pengamatan berada di atas 1,00 dengan nilai maksimum sebesar 2,11, yang menunjukkan bahwa volume lalu lintas telah melampaui kapasitas jalan. Berdasarkan klasifikasi PKJI 2023, kondisi tersebut termasuk dalam Tingkat Pelayanan Jalan (LOS) F yang menggambarkan arus lalu lintas sangat padat dan tidak mampu melayani permintaan perjalanan secara memadai. Faktor utama yang memengaruhi rendahnya kinerja jalan adalah tingginya volume kendaraan pada jam puncak, dominasi kendaraan berat pada periode tertentu, serta besarnya hambatan samping akibat aktivitas kendaraan keluar-masuk akses jalan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja Simpang Empat Tabita berada pada kondisi tidak memadai sehingga diperlukan upaya perbaikan melalui pengelolaan hambatan samping, pengaturan lalu lintas yang lebih efektif, serta peningkatan kapasitas jalan guna meningkatkan tingkat pelayanan dan kelancaran arus lalu lintas