Hilmi Afthon Ash Shidqi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hifz al-Farj (Menjaga Kemaluan) dalam al-Qur'an dan Relevansinya dalam Mencegah Adiksi Pornografi di Era Digital Hilmi Afthon Ash Shidqi
At-Ta'wil: Jurnal Pengkajian al-Qur'an dan at-Turats Vol. 4 No. 01 (2026): Eksplorasi Multidisipliner Al-Qur'an
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/tawil.v4i01.2187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep Hifz al-Farj dalam Al-Qur'an sebagai paradigma preventif yang komprehensif terhadap adiksi pornografi di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah tafsir tematik (maudui) dengan pendekatan analisis konten terhadap ayat-ayat kunci, dikombinasikan dengan studi literatur neurosains kontemporer. Hasil penelitian mengungkap bahwa konsep Hifz al-Farj tidak sekadar larangan legal, melainkan sebuah sistem pertahanan berlapis yang mencakup dimensi kognitif (ghadh al-bashar), behavioral (Hifz al-farj), dan spiritual (taqwa). Analisis menunjukkan adanya konvergensi ilmiah yang signifikan antara prinsip ghadh al-bashar (menundukkan pandangan) dalam QS. an-Nur: 30 dengan temuan neurosains tentang cue-induced craving. Sebagaimana ditegaskan Ibn Qayyim, "al-Hifz huwa al-hirasah ad-da'imah wa al-muraqabah al-mustamirrah" yang menekankan penjagaan sebagai proses berkelanjutan. Penelitian ini menghasilkan model trilogi pencegahan yang mengintegrasikan rekonstruksi kognitif, intervensi behavioral, dan sistem dukungan sosial, menawarkan solusi yang selaras dengan mekanisme neurologis adiksi. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan pendekatan intervensi adiksi yang holistik dan berbasis nilai.