Fakhrudin Arbah
Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa: Studi di SLB 12 Jakarta Selatan Vitus Oktasari; Neti Karnati; Fakhrudin Arbah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 12 Jakarta Selatan yang merupakan salah satu sekolah penggerak di wilayah DKI Jakarta. Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan baru dalam sistem pendidikan nasional memberikan fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk merancang pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SLB Negeri 12 Jakarta Selatan dilaksanakan melalui manajemen yang komprehensif, mencakup perencanaan berbasis data peserta didik, pengorganisasian fleksibel melalui komunitas belajar, pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi yang kontekstual dan partisipatif, serta evaluasi berkelanjutan melalui supervisi dan refleksi komunitas guru. Keterlibatan orang tua sangat tinggi, mendukung terciptanya pembelajaran yang berkesinambungan antara sekolah dan rumah. Kendala yang dihadapi antara lain manajemen waktu dan kompleksitas diferensiasi pembelajaran dalam satu kelas. Meskipun demikian, koordinasi yang kuat antar pihak sekolah dan kolaborasi aktif dengan orang tua menjadi kunci keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan perlunya studi lanjutan yang melibatkan lebih dari satu SLB serta pendekatan longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang implementasi Kurikulum Merdeka terhadap perkembangan peserta didik berkebutuhan khusus.