Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penggunaan microlearning game dalam meningkatkan motivasi belajar matematika pada siswa kelas V di SDN 1 Lestari, Kecamatan Patianrowo, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 28 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan microlearning game mampu meningkatkan motivasi belajar matematika siswa secara signifikan. Berdasarkan hasil angket motivasi belajar, terjadi peningkatan skor rata-rata dari 63,5 sebelum intervensi menjadi 82,3 setelah penggunaan game, menunjukkan peningkatan sebesar 18,8 poin. Siswa menunjukkan peningkatan minat terhadap materi, rasa percaya diri yang lebih tinggi, serta penurunan tingkat kecemasan terhadap pelajaran matematika. Elemen-elemen dalam game, seperti tantangan yang berjenjang, sistem penghargaan (rewards), dan umpan balik instan, terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan antusiasme siswa dalam proses belajar. Selain itu, penggunaan game memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar secara mandiri dengan ritme yang sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Meskipun terdapat beberapa tantangan, seperti kebutuhan untuk menyesuaikan tingkat kesulitan game agar sesuai dengan kemampuan beragam siswa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa microlearning game memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran matematika di sekolah dasar. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa guru dapat mengintegrasikan microlearning game sebagai salah satu strategi pembelajaran inovatif berbasis teknologi untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas pembelajaran matematika, khususnya pada jenjang pendidikan dasar.