Tantangan globalisasi menuntut sekolah mengoptimalkan sumber daya terbatas demi pendidikan berkualitas. Potensi komunitas sekolah, meliputi guru, siswa, orang tua, alumni, dan masyarakat, sering terabaikan padahal krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta menjadi sumber inovasi. Penelitian ini mengkaji peran kunci komunitas sekolah dalam optimalisasi sumber daya internal, serta strategi pelibatan efektif dan dampaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mewawancarai guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa di SD Negeri Jetaksari 1 untuk memahami dinamika interaksi komunitas dan dampaknya pada pemanfaatan sumber daya. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi kolaborasi, peran dalam ekstrakurikuler, dan dukungan finansial/material. Hasil penelitian menunjukkan komunitas SD Negeri Jetaksari 1 berperan vital dalam mendukung pendidikan, meningkatkan partisipasi orang tua, dan menciptakan lingkungan belajar positif. Program "Orangtua Mengajar" bahkan memperkaya pengalaman siswa. Strategi pelibatan efektif meliputi komunikasi terbuka, pelibatan masyarakat dalam kegiatan belajar mengajar, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi. Optimalisasi sumber daya melalui komunitas ini berdampak positif signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan, motivasi siswa, pengembangan karakter, serta hubungan harmonis antara sekolah dan masyarakat di SD Negeri Jetaksari 1.