Peningkatan kualitas lulusan SMK menjadi tuntutan utama dalam menghadapi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang semakin kompetitif. Salah satu strategi yang diterapkan oleh SMK Negeri 1 Purwodadi adalah pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang terintegrasi dengan pembelajaran Teaching Factory. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi peningkatan kualitas lulusan melalui Uji Sertifikasi Kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi yang didukung oleh pembelajaran Teaching Factory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua LSP, guru produktif, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran Teaching Factory dalam proses pembelajaran produktif mampu meningkatkan kesiapan kompetensi peserta didik secara nyata sebelum mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi. Pembelajaran berbasis produksi dan jasa yang menyerupai kondisi industri memberikan pengalaman kerja autentik, sehingga peserta didik lebih siap menghadapi standar kompetensi yang diuji oleh LSP. Selain itu, dukungan manajemen sekolah, kemitraan dengan DUDI, serta peningkatan kompetensi guru menjadi faktor pendukung keberhasilan strategi tersebut. Dengan demikian, pelaksanaan Uji Sertifikasi Kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi yang didukung pembelajaran Teaching Factory terbukti efektif sebagai strategi peningkatan kualitas lulusan SMK Negeri 1 Purwodadi, baik dari aspek kompetensi, daya saing, maupun pengakuan industri.