Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Pendekatan Pembelajaran STEM Pada Kerangka TPACK di Sekolah Dasar : Tinjauan Literatur Sistematis Rangga Gustiawan Nazara; Matilda Daeli
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3574

Abstract

Meningkatnya tuntutan pembelajaran abad ke-21 menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan penguasaan konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta pemanfaatan teknologi secara pedagogis, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dipandang relevan untuk menjawab tantangan tersebut, namun implementasinya memerlukan landasan pedagogis yang kuat agar tidak bersifat parsial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis secara sistematis integrasi pembelajaran berorientasi STEM melalui pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada pendidikan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 terhadap 20 artikel ilmiah terpilih yang berasal dari jurnal terindeks Scopus dan jurnal nasional terakreditasi SINTA (minimal SINTA 4) yang diterbitkan pada rentang tahun 2013–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran STEM berpotensi meningkatkan keterlibatan belajar, pemahaman konseptual, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan literasi sains siswa apabila diintegrasikan secara bermakna melalui pendekatan TPACK. Namun demikian, efektivitas pembelajaran STEM sangat bergantung pada kompetensi TPACK guru serta kesiapan konteks pembelajaran, termasuk dukungan institusional dan kurikulum. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menyintesis temuan-temuan yang sebelumnya terfragmentasi menjadi pemahaman konseptual yang lebih koheren mengenai hubungan antara STEM dan TPACK, serta menegaskan bahwa integrasi pembelajaran STEM perlu ditempatkan sebagai bagian inheren dari desain pembelajaran dan kurikulum sekolah dasar, bukan sebagai pendekatan yang berdiri sendiri..
PERAN ETNOSCIENCE DALAM MENGUATKAN PEMBELAJARAN STEM UNTUK MENGEMBANGKAN LITERASI SAINS BERBASIS BUDAYA LOKAL DI SEKOLAH DASAR Rangga Gustiawan Nazara; Waode Sitti Fatimah; Ella Kusuma Wardani; Selviana Dewi Pramesti; Wiwik Hidayati; Matilda Daeli
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 3 (2025): IN PROGRESS
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i3.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran etnoscience dalam menguatkan pembelajaran STEM untuk mengembangkan literasi sains berbasis budaya lokal pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel empiris, hasil penelitian R&D, dan publikasi ilmiah yang membahas integrasi etnoscience dalam pembelajaran sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa etnoscience mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir ilmiah, motivasi belajar, dan apresiasi budaya siswa. Pembelajaran STEM yang diperkaya dengan konteks budaya lokal memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna karena siswa mengamati, menganalisis, dan memodelkan fenomena ilmiah melalui praktik budaya yang mereka kenal. Selain itu, bahan ajar berbasis etnoscience terbukti efektif dalam meningkatkan literasi sains dan relevansi pembelajaran dengan kehidupan nyata. Kesimpulannya, integrasi etnoscience dalam pembelajaran STEM merupakan strategi efektif untuk meningkatkan literasi sains sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.