Meningkatnya tuntutan pembelajaran abad ke-21 menuntut adanya pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan penguasaan konsep, keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta pemanfaatan teknologi secara pedagogis, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dipandang relevan untuk menjawab tantangan tersebut, namun implementasinya memerlukan landasan pedagogis yang kuat agar tidak bersifat parsial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis secara sistematis integrasi pembelajaran berorientasi STEM melalui pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) pada pendidikan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020 terhadap 20 artikel ilmiah terpilih yang berasal dari jurnal terindeks Scopus dan jurnal nasional terakreditasi SINTA (minimal SINTA 4) yang diterbitkan pada rentang tahun 2013–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran STEM berpotensi meningkatkan keterlibatan belajar, pemahaman konseptual, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan literasi sains siswa apabila diintegrasikan secara bermakna melalui pendekatan TPACK. Namun demikian, efektivitas pembelajaran STEM sangat bergantung pada kompetensi TPACK guru serta kesiapan konteks pembelajaran, termasuk dukungan institusional dan kurikulum. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menyintesis temuan-temuan yang sebelumnya terfragmentasi menjadi pemahaman konseptual yang lebih koheren mengenai hubungan antara STEM dan TPACK, serta menegaskan bahwa integrasi pembelajaran STEM perlu ditempatkan sebagai bagian inheren dari desain pembelajaran dan kurikulum sekolah dasar, bukan sebagai pendekatan yang berdiri sendiri..
Copyrights © 2026