Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Land Pollution and Environmental Preservation Efforts in Elementary School Education Chingngaihmuan Ngaihte; Maretha Dellarosa; Ganes Gunansyah
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3583

Abstract

Land pollution is a growing environmental concern that impacts soil quality, biodiversity, and human health on a global and local scale. This study investigated the efficacy of a structured environmental education intervention in increasing Grade 5 students' understanding of land contamination and environmental awareness. The intervention was carried out in an elementary school in Surabaya and included video-based instruction, guided discussions, worksheet tasks, collaborative poster making, and written comments. Data were collected and analysed descriptively using worksheet scores, poster assessments, classroom observations, and student reflections. The findings revealed that most students had a strong to exceptional understanding of essential concepts relevant to land contamination, such as its sources, impacts, and prevention measures. Based on worksheet results, twelve out of fourteen students demonstrated good or excellent mastery, whereas poster activities revealed consistent group competence in communicating environmental ideas. Students excelled in organised tasks like true-false and fill-in-the-blank questions, whereas open-ended responses revealed variable levels of written expression. Reflection data revealed improved knowledge and personal responsibility for environmental cleaning. These findings indicate that even a brief, classroom-based intervention can effectively improve primary school pupils' cognitive comprehension and environmental attitudes, emphasising the importance of environmental education in fostering sustainable conduct from an early age.
Kajian Etnopedagogi Tanean Lanjhang Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar Siti Maimuna; Neni Mariana; Maretha Dellarosa
Publikasi Pendidikan Vol 16, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/publikan.v16i1.81750

Abstract

Artikel ini mengkaji Tanean Lanjhang, pola permukiman tradisional masyarakat Madura, sebagai basis etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar yang selaras dengan agenda SDGs 4 tentang pendidikan berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan etnografi melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap komunitas di Bangkalan serta literatur terkait etnopedagogi dan Tanean Lanjhang. Data dianalisis secara interaktif dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan disertai triangulasi sumber dan teori. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tanean Lanjhang merupakan “ruang belajar hidup” yang memuat nilai religiusitas, gotong royong, penghormatan kepada orang tua, kesopanan, kemandirian, tanggung jawab, dan kepedulian ekologis. Nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan secara kontekstual ke dalam berbagai mata pelajaran, antara lain Matematika, IPA, IPS, PPKn, Bahasa Indonesia, dan Seni Budaya melalui pemanfaatan denah, tata ruang, aktivitas sosial, serta ornamen rumah. Kajian ini menegaskan potensi Tanean Lanjhang sebagai jembatan antara pelestarian budaya lokal, penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan pendidikan berkelanjutan, sekaligus merekomendasikan pengembangan perangkat ajar, peningkatan kompetensi guru, kolaborasi sekolah–komunitas, serta dukungan kebijakan sekolah yang berpihak pada kearifan lokal pada tingkat pendidikan dasar di Indonesia.
Implementasi Permainan Ular Naga Panjang berbasis Lagu Kearifan Lokal untuk Menguatkan Karakter Peduli di Sekolah Dasar Nuraini Izza; Maretha Dellarosa; Bambang Edi Siswanto
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v8i1.15672

Abstract

Pendidikan karakter peduli perlu ditanamkan sejak usia dini karena berperan strategis dalam membentuk kepribadian dan integritas peserta didik. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah melalui integrasi permainan tradisional berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang mengintegrasikan permainan tradisional Ular Naga Panjang dengan lagu daerah “Rek Ayo Rek” serta mengidentifikasi nilai-nilai karakter peduli yang muncul dalam proses pembelajaran siswa kelas I sekolah dasar. Nilai karakter peduli dalam penelitian ini dioperasionalkan melalui beberapa indikator, yaitu empati terhadap teman, kesediaan membantu, kerja sama dalam permainan, kepedulian sosial, berbagi, serta mematuhi aturan permainan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di salah satu sekolah dasar. Partisipan penelitian terdiri atas 1 guru kelas I dan siswa kelas I sekolah dasar yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen (modul ajar). Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi permainan tradisional Ular Naga Panjang dengan lagu “Rek Ayo Rek” dalam pembelajaran mampu menghadirkan proses belajar yang komunikatif, partisipatif, dan kontekstual. Pada tahap perencanaan, guru merancang materi dan asesmen berbasis literasi yang disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas I melalui penggunaan stimulus visual, pertanyaan pemantik, serta aktivitas bermain yang menekankan nilai kepedulian. Pada tahap pelaksanaan, lagu kearifan lokal berfungsi sebagai media budaya yang membantu memperkaya kosakata sekaligus menumbuhkan nilai empati, kerja sama, dan kepedulian sosial dalam interaksi siswa. Data observasi, refleksi siswa, dan wawancara menunjukkan adanya munculnya perilaku peduli dalam aktivitas pembelajaran, seperti saling membantu teman, bekerja sama dalam permainan, serta mematuhi aturan permainan secara bersama.