Muh. Mawardi
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Kinerja Guru Sekolah Menengah Atas: Peran Budaya Kerja dan Motivasi Kerja Martinus Salenu; Wiwik Wijayanti; Muh. Mawardi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3836

Abstract

Kinerja guru merupakan determinan utama mutu pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Observasi awal pada SMA Negeri di Kabupaten Malinau menunjukkan masih adanya permasalahan kinerja, seperti kurang optimalnya disiplin kerja, pemanfaatan waktu, dan pelaksanaan tugas profesional. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan budaya kerja sekolah dan motivasi kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi determinan yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 38 guru SMA Negeri dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 44,4%, sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan dengan kontribusi sebesar 53,8% serta menjadi determinan dominan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 54,3% terhadap variasi kinerja guru. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja guru SMA ditentukan oleh kombinasi faktor organisasional dan psikologis, dengan motivasi kerja sebagai faktor yang lebih kuat. Oleh karena itu, penguatan budaya kerja yang profesional dan peningkatan motivasi kerja guru perlu menjadi strategi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada konteks sekolah di wilayah nonperkotaan.