Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK Asih Wulandari; Syafiuddin Parenrengi; Iskandar Linta Tune
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v2i2.10349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran C2.1 Dasar Dasar Budidaya Perairan Kelas X di SMKN 4 Langsa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan jenis rancangan yang menjelaskan pembelajaran model Problem Based Learning (PBL) pada siswa. Subjek penelitian merupakan siswa kelas X ABP Program Keahlian Perikanan, dengan jumlah 6 siswa. Pengambilan data dengan Teknik pengumpulan melalui observasi, tes pada siswa, dan dokumentasi kegiatan penelitian. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 3 (tiga) siklus. Kriteria keberhasilan dalam penelitian yang diharapkan untuk motivasi belajar siswa adalah siswa terlibat secara aktif pada saat proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa melalui pendekatan saintifik dan penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) telah meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran C2.1 Dasar Dasar Budidaya Perairan Kelas X di SMKN 4 Langsa. Setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siklus I, siklus II, dan pada siklus III, sehingga pembelajaran lebih bermakna. Minat siswa semakin meningkat yang dapat dilihat dari semangat untuk hadir ke sekolah, hasil tes kognitif telah menunjukan sebagian siswa dalam mencapai nilai dengan kualifikasi/ kategori “baik/ sangat baik”.
Pelatihan dan Daur Ulang limbah Aluminium Bengkel Sepeda Motor di Taeng Kabupaten Gowa Untuk Meningkatkan Nilai Jual Pada Masyarakat Andi Zulfikar Yusuf; Syafiuddin Parenrengi; Yasdin Yasdin; Ahmad Kurniawan; Massikki Massikki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12956

Abstract

Peningkatan aktivitas perawatan kendaraan bermotor di Kelurahan Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menghasilkan limbah aluminium otomotif yang cukup besar dari berbagai komponen kendaraan seperti piston, rumah kopling, dan blok mesin. Sebagian besar limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan umumnya dijual sebagai barang rongsokan dengan nilai ekonomi yang rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku bengkel dalam mengolah limbah aluminium menjadi komponen otomotif yang bernilai tambah melalui proses peleburan dan pengecoran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan program, edukasi dan penyuluhan, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Kegiatan dilaksanakan selama 8 jam dengan melibatkan 15 peserta yang terdiri atas 5 orang pemilik bengkel dan 10 orang teknisi bengkel di wilayah Taeng. Sebanyak 20 kg limbah aluminium berhasil dikumpulkan dari bengkel mitra, dengan 10 kg di antaranya diolah melalui proses peleburan dan pengecoran menggunakan teknologi sederhana berbasis gas torch dan cetakan pasir. Produk yang berhasil dihasilkan berupa handle rem sepeda motor dan bak kopling yang memiliki bentuk dan fungsi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 38,4% menjadi 87,4%, serta peningkatan keterampilan dalam proses pemilahan bahan baku, peleburan, pembuatan cetakan, pengecoran, dan finishing produk. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis peserta, tetapi juga menumbuhkan kesadaran terhadap pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta membuka peluang usaha berbasis daur ulang logam di lingkungan bengkel. Dengan demikian, program pengabdian ini mampu memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi serta mendukung penerapan ekonomi sirkular pada sektor otomotif.