Udin Sidik Sidin
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SOFTWARE EAGLE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK DI JURUSAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SMKN 2 MAKASSAR Muhammad Reza Putra; Udin Sidik Sidin; Alimuddin Sa’ban Miru
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v3i2.10359

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Efektivitas Penggunaan Software Eagle Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Menggambar Teknik di Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMKN 2 Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control design, yang sampelnya 37 siswa untuk kelas kontrol dan 37 siswa untuk kelas eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan adalah dokumentasi dan tes pretest, posttest berupa soal-soal pilihan ganda. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen dengan nilai rata-rata pretest sebesar 75 dan dari hasil posttest diperoleh nilai rata-rata sebesar 85, sedangkan untuk nilai rata- rata pretest kelas kontrol sebesar 73 dan hasil dari posttest nilai rata-rata sebesar 80. Hasil uji normalitas dengan analisis Kolmogrov Smirnov menunjukkan bahwa data pretest dan posttest kelas ekperimen dan kelas kontrol dalam penelitian ini berdistribusi normal karena nilai p > α (0,05). Hasil uji t dengan analisis independent sampel t test menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < alpha 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol yang berarti pelaksanaan pembelajaran menggunakan Software Eagle efektif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran menggambar teknik di jurusan teknik instalasi tenaga listrik SMKN 2 Makassar.
The Impact of ChatGPT Dependence and Inert Thinking on Students' Academic Task Completion Wahyuni Edsa Safira; Udin Sidik Sidin; Dwi Rezky Anandari Sulaiman
Information Technology Education Journal Vol. 4, No. 3, August (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v4i3.9922

Abstract

The increasing use of Artificial Intelligence (AI), particularly ChatGPT, among students has raised concerns about the emergence of inert thinking (passive thinking) and overreliance on technology in completing academic tasks. Guided by Inert Knowledge Theory and Dual Process Theory, this study analyzes the relationship between inert thinking and ChatGPT dependence on academic task completion among Informatics and Computer Engineering students at Makassar State University. Using a quantitative survey method, data were collected from 225 respondents through a snowball sampling technique and analyzed using the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) approach. The findings reveal that passive thinking significantly reduces students’ ability to complete academic tasks, while dependence on ChatGPT strongly increases inert thinking. However, ChatGPT dependence itself does not directly enhance task completion. These results indicate that excessive reliance on AI tools tends to weaken reflective and critical thinking processes, limiting students’ self-regulated learning. This study highlights the importance of responsible AI use in higher education to maintain cognitive engagement and academic integrity. Educators and policymakers should develop strategies and digital literacy programs that encourage reflective learning and critical evaluation, ensuring AI serves as a supportive tool, not a substitute for human thinking