Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Budidaya Hidroponik Melon Mencapai Kualitas Ekspor Melalui Nutrisi Optimal Sena Wijayanto; Toni Anwar; Mahazam Afrad; Fikra Titan Syifa; Baroatuz Zukhruf Al Jatsiyah; Namira Shifwah Kumandani; Muhammad Asbi Ramadhan; Veronica Pinkan Rosari
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9381

Abstract

Budidaya melon hidroponik masih menghadapi kendala distribusi nutrisi yang tidak merata serta ketergantungan pada pasokan listrik, sehingga memengaruhi kualitas panen. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas budidaya melon hidroponik Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Lestari di Desa Kaliurip, Banyumas, agar mampu memenuhi standar ekspor melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Metode kegiatan meliputi penyuluhan, instalasi sistem berbasis mikrokontroler Espressif 32 dengan sensor Total Dissolved Solids (TDS), serta pelatihan langsung kepada 23 anggota KWT. Sistem dirancang dengan dukungan catu daya cadangan dan panel surya untuk mengatasi risiko pemadaman listrik. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi lapangan, pengujian sistem, dan kuesioner peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan anggota KWT. Selain itu, instalasi berhasil diterapkan pada dua greenhouse, yang mendukung distribusi nutrisi lebih stabil dan pertumbuhan tanaman lebih seragam. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan IoT dapat mengurangi kendala teknis, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta memperkuat peluang pasar produk melon hidroponik dengan mutu ekspor.
Implementasi IoT dan Teknologi Cerdas dalam Pengendalian Suhu dan Kelembaban Budidaya Jamur Tiram Toni Anwar; Sena Wijayanto; Mahazam Afrad; Fikra Titan Syifa; Tanzil Aziim; Rachel Nathasia Dewi; Akmal Zain Musyaffa; Ghifara Fawazia; Seachhing Chhoun; Clearesta Rachel Indah
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9488

Abstract

Produktivitas budidaya jamur tiram sangat dipengaruhi oleh kestabilan suhu dan kelembapan. Di dataran rendah, fluktuasi iklim menjadi tantangan yang berdampak pada kualitas dan kuantitas panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem pengendalian iklim berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau dan mengatur suhu serta kelembapan secara otomatis dan real-time. Sistem terdiri dari sensor suhu dan kelembapan, aktuator (humidifier dan kipas), serta platform monitoring berbasis web dan aplikasi. Kegiatan dilaksanakan melalui survei kebutuhan mitra, desain dan instalasi sistem, pelatihan petani, serta evaluasi fungsionalitas. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu menjaga suhu 26–28°C dan kelembapan 80–85%, sesuai dengan kondisi optimal pertumbuhan jamur tiram. Petani mitra mampu mengoperasikan sistem secara mandiri dan memberikan umpan balik positif. Selain meningkatkan efisiensi dan hasil produksi, sistem ini juga memperkuat literasi teknologi petani dan membuka potensi pengembangan ke sektor pertanian lain. Dengan demikian, sistem pengendalian iklim berbasis IoT terbukti menjadi solusi inovatif dalam mendukung praktik pertanian cerdas yang adaptif dan berkelanjutan.
DIGITALISASI RANTAI PASOK PAKAN MANDIRI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK OPTIMALISASI DISTRIBUSI MAGGOT PADA PETERNAK AYAM PETELUR DI DESA CIKAKAK Mahazam Afrad; M. Yoka Fathoni; Arif Riyandi; Alfin Hikmaturokhman; Tanzil Aziim; Maghda Luqyana; Rindi Indah Lestari; Citra Kumala Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi Vol 7 No 01 (2026): Volume 7, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : ISB Atma Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya biaya pakan komersial serta belum optimalnya pengelolaan dan distribusi maggot menjadi kendala dalam pengembangan pakan mandiri bagi peternak ayam petelur di Desa Cikakak. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung digitalisasi rantai pasok maggot melalui implementasi sistem MaggotChain. Kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi permasalahan, perumusan solusi, penerapan sistem, pelatihan kepada masyarakat, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Sistem digital berhasil diterapkan sebagai media pengelolaan stok, distribusi, dan pemantauan maggot sehingga memudahkan koordinasi antara pemasok dan peternak. Hasil evaluasi menunjukan bahwa 94% tanggapan peserta berada pada kategori setuju dan sangat setuju, yang menunjukkan bahwa program telah diterima dengan baik serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan rantai pasok maggot yang lebih efektif dan berkelanjutan di Desa Cikakak