Latar Belakang: Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang sering menyebabkan komplikasi, termasuk gangguan pola tidur. Kondisi ini dipengaruhi oleh uremia, ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, nyeri, serta kram otot yang dapat menurunkan kualitas tidur pasien.Tujuan: Mengetahui pengaruh kombinasi Relaksasi Benson dan Aromaterapi Chamomile terhadap gangguan pola tidur pasien GGK di ruang Hemodialisa Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.Gejala Utama: Pasien yang menjalani Hemodialisa mengalami kesulitan memulai tidur malam dan sering terbangun pada malam hari. Metode: Karya ilmiah ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel dipilih melalui purposive sampling sebanyak satu pasien GGK dengan gangguan pola tidur. Intervensi dilakukan pada 08, 12, 13, dan 15 November 2025. Terapi yang diberikan berupa Relaksasi Benson dan Aromaterapi Chamomile menggunakan kapas selama 15–20 menit. Penilaian kualitas tidur dilakukan menggunakan kuesioner PSQI. Hasil: Hasil intervensi sebanyak empat kali dalam dua minggu menunjukkan skor PSQI menurun dari 17, yang menggambarkan kualitas tidur sangat kurang, menjadi 8, yang menunjukkan kualitas tidur lebih baik. Kesimpulan: Terapi Relaksasi Benson dan Aromaterapi Chamomile efektif dalam menurunkan gangguan pola tidur pada pasien GGK.Saran: Intervensi komplementer ini dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan perawat, mendukung pendekatan keperawatan holistik, serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien.