Nadira Jihan Fitria
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH TENTANG POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MIM KLASEMAN KABUPATEN SUKOHARJO Renaya Amelta Sahda; Luthfi Alfian; Puri Larasati; Aura Safitri; Ellyza Rahmawati; Nadira Jihan Fitria; Ahmad Fatih Fauzi; Nadhiira Dwi Amri; Nuristiqomah Dwi Putri; Tya Handayani; Annisa Kurniawati; Arif Pristianto; Ayu Khoirotul Umaroh
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.2836

Abstract

Golden Age merupakan masa yang efektif untuk optimalisasi berbagai potensi kecerdasan yang dimiliki oleh anak agar meningkatkan kualitas anak dalam tumbuh kembangnya. Kebiasaan pada siswa sekolah dasar berhubungan dengan kebersihan individu dan lingkungan. Rendahnya tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan akan sangat berpengaruh dalam masa tumbuh kembangnya. Salah satunya, kurangnya pengetahuan anak tentang kebiasaan hidup yang bersih dan sehat, seperti pemahaman anak mengenai cara mencuci tangan pakai sabun secara baik dan benar dengan menggunakan air bersih yang mengalir serta pemahaman anak tentang makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Terdapat 6 juta anak meninggal dunia disebabkan oleh penyakit diare. Sebagian kematian tersebut terjadi pada negara yang berkembang. Selain itu, data anak dibawah 5 tahun diperkirakan lebih dari 10 juta meninggal. tujuan dari kegiatan penyuluhan ini difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di MIM Klaseman. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental dengan rancangan one-group pretest post-test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V MIM Klaseman sebanyak 36 anak. Pembagian sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisa One-Sample Kolmogorov-Sminrnov Test Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan (p=0,027 (<0,005) berarti ada perbedaan antara sebelum diberikan pre test dan sesudah diberikan post test.) tentang PHBS pada siswa MIM Klaseman
Implementation of Oral Hygiene with Propolis to Prevent Ventilator-Associated Pneumonia in Mechanically Ventilated ICU Patients Nadira Jihan Fitria; Enita Dewi; Fila Diana Nurhayati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.331

Abstract

Ventilator-associated pneumonia (VAP) merupakan komplikasi serius yang dapat terjadi pada pasien yang menggunakan ventilator mekanik di unit perawatan intensif (ICU). Oral hygiene is a vital nursing intervention that reduces oropharyngeal colonization and the risk of VAP. Propolis, a natural substance having antibacterial and anti-inflammatory qualities, has been suggested as a substitute for chlorhexidine, which has been linked to side effects. This paper describes the implementation of evidence-based oral hygiene using a propolis solution as part of nursing care for mechanically ventilated patients, with the aim of supporting infection prevention and maintaining clinical stability. Four ICU patients who had been on mechanical ventilation for over 48 hours received oral care using pure propolis diluted in sterile distilled water, administered twice daily for three days. The patients’ conditions were monitored through the Beck Oral Assessment Scale (BOAS), the Modified Clinical Pulmonary Infection Score (MCPIS), and the Acute Physiology and Chronic Health Evaluation II (APACHE II). BOAS scores demonstrated improved oral hygiene, while MCPIS values declined, indicating reduced VAP risk. APACHE II assessments suggested stabilization of disease severity. No adverse effects were observed, confirming the safety and feasibility of the intervention in critical care practice. The implementation of oral hygiene with propolis solution, grounded in evidence-based nursing practice, proved to be a safe and practical intervention. Beyond improving oral conditions, it may contribute to VAP prevention and highlights the role of nurses in integrating natural-based, patient-centered strategies into ICU care.