Salah satu tantangan utama dalam pendidikan adalah menerapkan strategi pengajaran yang sesuai dengan siswa. Guru sering kesulitan membuat pelajaran yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, yang dapat menghambat internalisasi nilai-nilai Pancasila. Penelitian di SD Negeri 060874 ini menggunakan metode kualitatif dengan data dari wawancara dan observasi langsung. Teknik pengumpulan data mencakup empat tahap, salah satunya observasi, di mana peneliti mengamati strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila pada siswa. Penelitian ini menekankan bahwa strategi guru sangat berpengaruh terhadap efektivitas internalisasi nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, analisis strategi ini penting untuk meningkatkan pendidikan karakter di Indonesia. Berbagai metode seperti diskusi, bermain peran, studi kasus, dan pembelajaran berbasis proyek dinilai efektif dalam membantu siswa memahami relevansi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengintegrasian nilai-nilai Pancasila tidak hanya dalam kurikulum, tetapi juga dalam budaya sekolah dan kegiatan sehari-hari. Temuan menunjukkan bahwa guru di SD Negeri 060874 memiliki pemahaman mendalam tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila serta berkomitmen menerapkan strategi pengajaran kreatif. Strategi tersebut mencakup penggunaan media pembelajaran yang menarik dan integrasi kegiatan literasi yang menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan pengalaman nyata siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana pendidikan karakter dapat terus diperkuat melalui pendekatan yang inovatif dan relevan.