Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Systematic Literature Review: Analisis Penggunaan Wireframing Dan Prototyping Pada UI/UX Terhadap Bisnis Muthmaina Muthmaina; Alya M; Nurhalisa Nurhalisa; Nasrullah Idris; Muh. Rizal; Muh. Fahrul; Muh. Harlang
Jurnal Bisnis Digital dan Teknologi (DIGITEK) Vol 1 No 1 (2025): Periode Agustus 2025
Publisher : Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/digitek.v1i1.2164

Abstract

Abstrak−Pada era digital saat ini, banyak bisnis yang berlomba-lomba membuat produk digital yang menarik dan mudah digunakan. Namun ada beberapa pengalaman pengguna yang menghadapi kendala desain yang kurang sistematis, sehingga mengakibatkan banyak perbaikan, pemborosan waktu dan ketidakpuasan dari pengguna. Pada review ini kami mencoba melihat bagaimana peran wireframing dan prototyping pada dua tahap penting desain UI/UX bisa membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana metode Design Thinking, User-Centered Design (UCD) bisa membuat proses desain lebih efektif dan hasilnya sesuai keperluan pengguna. Dengan menggunakan studi literatur review dan analisis terhadap artikel-artikel yang relevan, ditemukan bahwa penggunaan wireframe dan prototype sejak awal mampu mempercepat proses pengembangan, mengurangi kesalahan serta meningkatkan nilai akhir produk. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode SLR (Systematic literatur review). Berdasarkan dari hasil penilitian beberapa artikel tersebut menunjukkan bahwa penggunaan metode design thingking lebih banyak digunakan dalam penerapan desain UI/UX terhadap bisnis. Namun beberapa juga menggunakan user-centered design, design prototyping, dan design prototype sesuai dengan kebutuhan desain mereka. Dengan menerapkan metode yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dapat meningkatkan pemasaran produk serta memberikan experience lebih bagi pengguna. Hasil dari penggunaan wireframing dan prototyping tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan dan kemudahan tetapi, juga memberikan kontribusi positif bagi bisnis, terutama dari sisi waktu pengurangan biaya dan peningkatan kepuasan pelanggan. Dengan kata lain, Desain yang efektif bukan soal tampilan tetapi merupakan bagian penting dari strategi bisnis yang cerdas dan berorientasi pada hasil.
Digital Transformation Of Culinary Msmes Through Web Ordering System Muh. Wildan Mauludy; Andi Riska Andreani S.; Adam Latif; Muh. Agus; Muh. Harlang; I Made Arya Budhi Saputra; Rizqy Amalia Putri
Jurnal Bisnis Digital dan Enterpreneur (BISENTER) Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Bisnis Digital dan Enterpreneur
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/bisenter.v4i2.363

Abstract

Digitalisasi kini menjadi langkah strategis yang tak terhindarkan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat efisiensi operasional sekaligus mengikuti pergeseran pola perilaku konsumen. Meski begitu, tidak sedikit UMKM di sektor kuliner yang masih bertahan dengan cara transaksi konvensional, sehingga sering terkendala saat menyampaikan informasi produk, mencatat transaksi, dan mengelola pesanan pelanggan secara rapi. Berangkat dari persoalan tersebut, penelitian ini disusun untuk merancang sistem informasi kasir digital sekaligus layanan pemesanan online berbasis website, dengan UMKM Seblak Mommy sebagai objek studi kasus. Pendekatan yang dipakai bersifat kualitatif deskriptif, sementara pengembangan sistemnya mengikuti model Prototype, mulai dari identifikasi kebutuhan, analisis sistem, perancangan, implementasi, hingga pengujian. Pengumpulan data dilakukan lewat observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan penelusuran dokumentasi aktivitas usaha sehari-hari. Dari hasil pengembangan, sistem terbukti mampu menghadirkan katalog produk digital, pengelolaan transaksi yang lebih tertata, fitur pemesanan online, hingga laporan penjualan yang lebih sistematis. Kehadiran sistem ini memudahkan pelanggan mengakses informasi produk dan melakukan pemesanan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan usaha. Secara keseluruhan, penelitian ini menawarkan model implementasi sistem yang sederhana namun adaptif, sebagai titik awal proses digitalisasi bagi UMKM kuliner.