Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship between the Availability of Family Toilets and Handwashing Behavior with the Incidence of Stunting in the Maratua Islands District, Berau Regency Virda Putri Kumalasari; Rusdi Rusdi; Ainur Rachman
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 4 No. 6 (2026): IJHET MARCH 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v4i6.591

Abstract

Stunting remains a crucial public health problem in island regions such as the Maratua Islands District, Berau Regency, where poor sanitation and hygiene exacerbate chronic malnutrition in children under five. This study aimed to analyze the relationship between the availability of family latrines, handwashing behavior, and stunting incidence. Using a quantitative, observational, analytic cross-sectional design, a total sample of 54 children under five in the region was sampled. Instruments included a validated handwashing behavior questionnaire, a standardized latrine observation sheet, and WHO anthropometric measurements; data analysis included univariate frequencies, and Spearman correlation (α=0.05). The results showed a 100% prevalence of stunting (75.9% stunted, 24.1% severely stunted), with a significant correlation for handwashing behavior (ρ=0.350, p=0.009) but not significant for family latrines (ρ=0.227, p=0.098). Handwashing behavior is a top intervention priority over infrastructure in remote areas.
Penerapan konsep sekolah sehat dan ramah lingkungan melalui sanitasi berkelanjutan di SMA Istiqomah Muhammadiyah Boarding School, Samarinda Vita Pramaningsih; Ratna Yuliawati; Virda Putri Kumalasari; Andi Fajelul Fajrara Hayat; Muhammad Fariski; Parli Prananda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38427

Abstract

AbstrakSMA Istiqomah Muhammadiyah Boarding school, Samarinda memiliki aktivitas warga sekolah 24 jam. Kegiatan belajar mengajar pada jam seklah dan aktivitas keagamaan serta aktivitas harian siswa asrama. Kondisi sanitasi ruangan pembelajaran, ibadah, dapur, laundry dan toilet untuk Mandi, Cuci, Kakus (MCK) perlu diperhatikan sanitasinya untuk menjaga kesehatan warga. Tingginya intensitas penggunaan fasilitas sanitasi menuntut penerapan sanitasi berkelanjutan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap sanitasi berkelanjutan serta mengevaluasi kondisi lingkungan fisik sekolah dalam mendukung penerapan konsep sekolah sehat dan ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di SMA Istiqamah Muhammadiyah Boarding School, Samarinda, dengan melibatkan 20 siswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi edukasi sekolah sehat dan sanitasi berkelanjutan, pengukuran suhu, kelembapan, dan pencahayaan pada beberapa ruangan utama sekolah, pembentukan kader sekolah sehat, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa pada seluruh indikator meningkat dari  79% menjadi 93%. Peningkatan sikap siswa terhadap sanitasi berkelanjutan juga meningkat dari 80% menjadi 88%. Hasil pengukuran lingkungan fisik menunjukkan bahwa suhu ruangan 100% Memenuhi Syarat (MS) dan kelembaban 100% Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Pencahayaan ruangan menunjukan hasil sebesar 30% ruangan Memenuhi Syarat (MS) berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukasi dan pendampingan sanitasi berkelanjutan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa sadar akan sanitasi berkelanjutan serta dapat menjadi dasar perbaikan kondisi parameter fisik lingkungan sekolah menuju terciptanya sekolah yang sehat, nyaman, dan ramah lingkungan. Kata kunci: pengetahuan; sikap; sekolah sehat; sanitasi berkelanjutan; lingkungan sekolah. AbstractSenior High School Istiqomah Muhammadiyah Boarding School, Samarinda has 24-hour school community activities. Teaching and learning activities during school hours and religious activities as well as daily activities of boarding students. The sanitation conditions of learning rooms, worship, kitchen, laundry and toilets for Bathing, Washing, and Toileting (MCK) need to be considered to maintain the health of residents. The high intensity of use of sanitation facilities requires the consistent implementation of sustainable sanitation and Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). This community service activity aims to improve students' knowledge and attitudes towards sustainable sanitation and evaluate the condition of the school's physical environment in supporting the implementation of the concept of a healthy and environmentally friendly school. The activity was carried out at Istiqomah Muhammadiyah Boarding School, Samarinda, involving 20 students as participants. The implementation method includes education on healthy schools and sustainable sanitation, measuring temperature, humidity, and lighting in several main rooms of the school, forming healthy school cadres, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the pre-test and post-test showed an increase in student knowledge in all indicators, increasing from 79% to 93%. The increase in students' attitudes towards sustainable sanitation also increased from 80% to 88%. The results of physical environmental measurements show that the room temperature is 100% Meets Requirements (MS) and humidity is 100% Does Not Meet Requirements (TMS). Room lighting shows results of 30% of the room Meets Requirements (MS) based on the Regulation of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia Number 5 of 2018. This activity proves that sustainable sanitation education and mentoring interventions are effective in increasing students' knowledge and attitudes of awareness of sustainable sanitation and can be the basis for improving the condition of the physical parameters of the school environment towards creating a healthy, comfortable, and environmentally friendly school. Keywords: knowledge; attitude; healthy schools; sustainable sanitation; school environment.