Haikal, Muhammad Akbar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Manajemen Risiko dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD Negeri Puncakmulya Kecamatan Kertasari Haikal, Muhammad Akbar; Saepudin, Asep
Tadris: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Tadris : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko di SD Negeri Puncakmulya dan memahami bagaimana manajemen risiko yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif dan snowball, melibatkan kepala sekolah, guru, dan anggota komite sekolah sebagai informan kunci melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang dilakukan dari Agustus hingga Oktober 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri Puncakmulya menghadapi risiko internal, termasuk kinerja guru yang rendah, tingkat absensi siswa yang tinggi, dan fasilitas yang tidak memadai, serta risiko eksternal seperti bencana alam dan perubahan kebijakan pendidikan, dengan manajemen risiko yang diimplementasikan melalui langkah-langkah sistematis berupa identifikasi, pengukuran, pencegahan, pengalihan risiko, dan evaluasi berkelanjutan. Diskusi menekankan bahwa pendekatan manajemen risiko sekolah selaras dengan standar ISO 9001:2015, yang berfokus pada pengelolaan risiko spekulatif dan murni melalui strategi proaktif seperti program pelatihan guru, pemantauan kehadiran siswa, dan peningkatan fasilitas, yang telah menunjukkan hasil positif dalam menjaga kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengadopsi pendekatan manajemen risiko untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pendidikan mereka, khususnya dalam konteks pendidikan dasar di Indonesia.