Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Booklet Terhadap Kepatuhan Penderita Tuberkulosis dalam Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni 1 Moh. Hafis Zidan; St Rahmatullah; Yulian Wahyu Permadi
E-Jurnal Kajen Vol 9 No 01 (2025): Kajen : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv9106

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan salah satu penyakit menular dengan tingkat mortalitas tinggi di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pengobatan TB paru adalah kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat secara teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media bookletdalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita TB paru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimentalmetode pretest-posttest nonequivalent with control group. Sampel penelitian berjumlah 20 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengukuran kepatuhan dilakukan menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kepatuhan kelompok intervensi sebelum edukasi sebesar 4,50 dan meningkat menjadi 8,00 setelah diberikan edukasi menggunakan booklet. Sementara itu, kelompok kontrol menunjukkan nilai rata-rata kepatuhan tetap sebesar 5,60. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value 0,001 yang menandakan adanya pengaruh signifikan pemberian edukasi menggunakan bookletterhadap peningkatan kepatuhan minum obat penderita TB paru. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan metode edukasi kesehatan berbasis media cetak yang efektif dan mudah digunakan oleh tenaga kesehatan. Dengan demikian, edukasi menggunakan bookletdapat dijadikan sebagai strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan TB paru serta mendukung program pengendalian tuberkulosis di fasilitas pelayanan kesehatan.