Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Pada Siswa Kelas IV Fase B Titi Rahayu; Firman Firman; Hisbullah Hisbullah
TA'DIBAN Vol 6 No 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Institut Agama Islam Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjie.v6i1.291

Abstract

This study analyzes teachers' strategies for implementing differentiated learning within the Independent Curriculum for fourth-grade students in Phase B at SDN 24 Temalebba Palopo. Using a descriptive qualitative method, data were collected through observations, interviews, and documentation from fourth-grade teachers. The results indicate that the Independent Curriculum has been implemented at SDN 24 Temalebba, particularly in the fourth grade, which adopted it earlier than other grades. The main strategy involves mapping students' learning needs through diagnostic assessments to identify their interests and readiness before the learning process. The implementation of differentiated learning at SDN 24 Temalebba is also influenced by supporting and inhibiting factors, which encompass both internal and external aspects from students and teachers.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berdiferensiasi: Strategi Diagnosa Kesiapan Belajar Siswa dalam Kurikulum Merdeka Hisbullah Hisbullah; Muhammad Guntur; Fitri Astri A. Makkasau
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada strategi diagnosa kesiapan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini dilakukan di MI Datok Sulaiman Palopo sebagai subjek utama, dengan MI DDI 1 Palopo dan MI DDI 3 Purangi sebagai subjek pendukung. Tahapan define meliputi analisis kebutuhan dan identifikasi kesiapan belajar, serta pengetahuan guru terhadap perangkat pembelajaran kurikulum merdeka. Pada tahap design, perangkat pembelajaran yang dikembangkan mencakup pemetaan Capaian Pembelajaran (CP) menjadi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), media pembelajaran, dan asesmen, yang seluruhnya dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif. Tahap develop, hasil uji validitas yang melibatkan ahli implementasi Kurikulum Merdeka, ahli asesmen pembelajaran, dan ahli bahasa menunjukkan bahwa perangkat ini valid dengan rata-rata persentase 74,67%. Sementara itu, hasil uji kepraktisan yang dilakukan dengan melibatkan guru-guru dari kelas I, III, dan V di MI Kota Palopo menunjukkan bahwa perangkat ini sangat praktis, dengan rata-rata persentase 85,83%, yang mengindikasikan perangkat ini mudah diterapkan dan memberikan manfaat dalam pembelajaran. Tahap disseminate dilakukan melalui penyebarluasan ke dua madrasah subjek pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berdiferensiasi yang dikembangkan efektif dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Strategi diagnosa kesiapan belajar siswa yang terintegrasi dalam perangkat ini membantu guru dalam memahami kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran dapat lebih sesuai dengan tingkat kesiapan, minat, dan profil belajar siswa. Perangkat ini mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.