Berdasarkan data Dinas Kesehatan melalui e-PPGBM 2024, tercatat sebanyak 3.948 anak mengalami stunting di Kabupaten Bekasi, empat kecamatan tertinggi di kabupaten Bekasi adalah Muaragembong, Cibarusah, Cibitung dan Tambun Selatan. Masalah gizi pada remaja masih menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan dan proses pembelajaran di sekolah. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi sekaligus mendukung kesiapan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program Makan Bergizi Gratis terhadap minat belajar dan status gizi remaja di SMP Negeri 3 Cikarang Selatan tahun 2025 melalui analisis gabungan dua penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental untuk variabel minat belajar dan variabel status gizi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 398 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10% dan didapatkan sebanyak 80 siswa. Minat belajar diukur sebelum dan sesudah pelaksanaan Program MBG menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi dinilai berdasarkan indeks massa tubuh dan lingkar lengan serta kuesioner FFQ. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan minat belajar sebelum dan sesudah program serta uji chi-square untuk menganalisis hubungan Program MBG dengan status gizi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat belajar yang bermakna antara sebelum dan sesudah pelaksanaan Program MBG berdasarkan hasil uji Wilcoxon dengan p value 0,000 (p<0,005). Selain itu, hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Program Makan Bergizi Gratis dengan status gizi remaja dengan p value 0,007 (p<0,005). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis berpengaruh terhadap peningkatan minat belajar dan berhubungan dengan status gizi remaja. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan dan penguatan program makan bergizi sebagai upaya terpadu peningkatan kesehatan dan kualitas pembelajaran remaja di sekolah.