Muamar, Rezeki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Supervisi Akademik Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Profesionalisme Guru Berbasis Inovatif di MIN 29 Kembang Tanjong Nazaruddin, Nazaruddin; Muamar, Rezeki; Najmuddin, Najmuddin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/aaq8ar56

Abstract

Supervisi akademik merupakan fungsi strategis kepala madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di MIN 29 Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, dengan melibatkan kepala madrasah, guru, koordinator kurikulum, dan pengawas madrasah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Pelaksanaannya meliputi observasi kelas, peninjauan dokumen pembelajaran, diskusi reflektif, pembinaan, pendampingan, serta pemberian umpan balik yang konstruktif, humanis, dan kolaboratif. Tindak lanjut dilakukan melalui pembinaan individu, lokakarya internal, kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), pendampingan penyusunan bahan ajar, dan pemantauan berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan demokratis, komunikasi efektif, komitmen guru, budaya kolaboratif, dukungan pengawas, dan pemanfaatan teknologi informasi. Tantangannya meliputi keterbatasan waktu, beban mengajar, kecemasan guru, dan keterbatasan fasilitas teknologi. Inovasi supervisi melalui coaching, mentoring, diskusi reflektif, komunitas belajar, supervisi kolaboratif, dan platform digital meningkatkan kompetensi guru, kreativitas mengajar, keterampilan integrasi teknologi, serta budaya perbaikan berkelanjutan.