Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebebasan Ekspresi Digital Perspektif Gender dalam Kasus Laras Faizati Azis, Muhamad Faqih Riyadul; Angeline Lusman, Stella; Indriyany, Ika Arinia
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rxhtpm74

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menciptakan ruang publik baru yang memungkinkan masyarakat menyampaikan pendapat dan berpartisipasi dalam diskursus sosial maupun politik melalui media sosial. Namun, kebebasan berekspresi di ruang digital juga memunculkan berbagai persoalan hukum dan sosial, terutama ketika ekspresi yang disampaikan dianggap melanggar batas yang diatur oleh regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kebebasan ekspresi digital dari perspektif gender dalam kasus Laras Faizati. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, dokumen hukum, serta media daring. Analisis penelitian menggunakan perspektif subaltern counterpublics dari Nancy Fraser untuk memahami bagaimana perempuan sebagai kelompok yang sering berada dalam posisi subordinat memanfaatkan ruang digital sebagai sarana menyuarakan pengalaman dan kritik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi ruang alternatif bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam diskursus publik. Namun, di sisi lain, perempuan juga menghadapi berbagai tantangan seperti intimidasi daring, tekanan sosial, serta potensi kriminalisasi melalui regulasi digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menciptakan ruang digital yang lebih inklusif dan adil guna menjamin kebebasan berekspresi perempuan tanpa mengabaikan prinsip-prinsip hukum yang berlaku.