Farah Alfanur
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Model Bisnis dengan Pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan Analisis SWOT (Studi Kasus Rumah Kayu Bordir) Rehin, Syafiq Dzakwan; Farah Alfanur
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol. 7 No. 6 (2025): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/5xbm1j11

Abstract

Rumah Kayu Bordir is a manufacturing company established in 2000 in Jakarta. Rumah Kayu Bordir is now located in Tasikmalaya City. The owner of Rumah Kayu Bordir was struggling to choose the right strategy to address the challenges they faced. Therefore, Rumah Kayu Bordir needed a business model to develop a strategy to address the challenges they faced. The purpose of this study was to propose a new business model for Rumah Kayu Bordir using the Business Model Canvas and a SWOT analysis. The method used in this study was qualitative. Qualitative research is a research method used to examine natural objects. The researcher is the key instrument, data collection is triangulation, and data analysis is inductive. Based on the research results, the current business model for Rumah Kayu Bordir was identified through interviews. Afterward, an in-depth analysis was conducted using SWOT identification. The next step was to design a new business model for Rumah Kayu Bordir.   Keywords: Business Model Canvas, SWOT, Business Model, Fashion
Kajian Strategi Pengembangan Bisnis Menggunakan Business Model Canvas (BMC), Analisis SWOT dan Matriks TOWS pada CV. Sinar Dua Putra Sossa Mukti Nugraha Saepudin; Rina Djunita; Farah Alfanur
Journal of Indonesia Business Research (JIBR) Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jibr.v1i1.6497

Abstract

Pertumbuhan sektor di Industri makanan Indonesia kini telah mengalamin peningkatan. Hal ini berdampak pada UMKM CV. Sinar Dua Putra yang juga termasuk kedalam industri makanan khususnya bisnis makanan ringan yang memiliki persaingan cukup banyak dengan para kompetitor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang Business Model Canvas sebagai alat strategi yang dibutuhkan dalam mengatasi masalah yang dihadapi perusahaan serta mengembangkan bisnisnya agar kinerja dan kualitas yang dimiliki lebih baik dibandingkan perusahaan lain pada industri atau pasar yang sama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi. Narasumber berjumlah 7 orang dari pihak internal dan eksternal perusahaan. Berdasarkan hasil wawancara, Business Model Canvas pada kondisi existing secara garis besar dapat dikatakan cukup baik karena CV. Sinar Dua Putra mampu memenuhi 9 elemen blok. Setelah itu, dilakukan identifikasi mendalam terhadap Business Model Canvas yang ditinjau dengan Analisis SWOT. Selanjutnya peneliti melakukan Analisa Business Model Canvas yang ditinjau menggunakan Analisis SWOT. Hasilnya, Business Model Canvas pada kondisi internal perusahaan terdapat 9 elemen kekuatan dan 8 kelemahan, sedangkan pada kondisi eksternal perusahaan terdapat 8 elemen peluang dan 6 elemen ancaman.
Pengembangan Strategi Bisnis Menggunakan Business Model Canvas (Studi Kasus UMKM MBE di Bandung) Evangelia Boedijanto; Farah Alfanur
Journal of Indonesia Business Research (JIBR) Vol. 3 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jibr.v3i1.9518

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Di Kabupaten Bandung, UMKM kuliner mengalami pertumbuhan dengan 11.944 unit usaha baru, menyebabkan persaingan dalam industri ini semakin ketat. MBE, salah satu UMKM di Kabupaten Bandung, mengalami penurunan signifikan akibat berbagai faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis MBE saat ini, mengidentifikasi peluang dan tantangan, serta mengembangkan strategi baru menggunakan Business Model Canvas (BMC). Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan wawancara kepada pemangku kepentingan, dilakukan melalui studi kasus MBE di Bandung. Hasil penelitian menghasilkan 14 strategi baru untuk membantu MBE mengatasi tantangan. Untuk menerapkan strategi ini secara efektif, MBE perlu memfokuskan upayanya pada empat strategi utama: diversifikasi produk, ekspansi geografis, strategi retensi pelanggan, dan optimasi biaya operasional. Dengan fokus pada strategi-strategi ini, diharapkan MBE dapat meningkatkan kinerja bisnisnya dan memperkuat posisinya di pasar kuliner Bandung.