Rida Anggraini
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Nilai-nilai Sunnah Rasulullah Dalam Membentuk Karakter Anak Tadika Tinta Khalifah Malaysia Rida Anggraini; Zailani
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 1 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i1.5079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi nilai-nilai sunnah Rasulullah dapat membentuk karakter anak-anak di Tadika Tinta Khalifah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggabungkan jenis penelitian eksperimen naratif, eksperimen aksi dan survey. Subjek penelitian adalah 245 anak tadika serta 12 guru yang terlibat dalam program implementasi sunnah. Tahapan penelitian meliputi pemberian intervensi berupa aktivitas pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai sunnah (nilai akhlak, nilai ibadah, nilai sosial dan kemasyarakatan, nilai kesehatan dan kebersihan) melalui cerita naratif dan praktik langsung, kemudian dilakukan survei terhadap orang tua dan guru untuk mengukur perubahan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai sunnah dapat meningkatkan aspek karakter anak seperti kedisiplinan, empati, dan tanggung jawab. Temuan ini juga menunjukkan bahwa kombinasi metode eksperimen naratif, eksperimen aksi dan survey efektif dalam mengidentifikasi dampak implementasi nilai-nilai agama terhadap perkembangan karakter anak Tadika Tinta Khalifah. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi lembaga pendidikan anak Tadika Tinta Khalifah dalam mengembangkan program pembentukan karakter berbasis nilai-nilai sunnah Rasulullah. Dari beberapa penerapan, peneliti juga memiliki beberapa faktor penghambat antara lain kurangnya kontribusi orang tua pada program “time of sunnah” yang di terapkan oleh peneliti disebabkan orang tua tidak membatasi tontonan anak, sedangkan banyak di sosial media kekerasan dan bullying. Peneliti berharap dalam kombinasi eksperimen narrativ, eksperimen aksi, dan survey dapat memberi dampak positif bagi anak-anak, guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat.