Dendi, Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Advokasi Kebijakan Berbasis Penelitian Ekonomi Islam dalam Mendorong Penguatan Regulasi Dendi, Ahmad; Nuraisyah, Azahra Rizky; Yanti, Rizma; Alifa, Naufal Luthfi
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026 (Publication in press)
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jekobs.v5i1.15124

Abstract

This study examines research-based policy advocacy strategies in Islamic economics to strengthen regulations and institutional frameworks oriented toward justice and public welfare. Using a qualitative library research approach, this study analyzes academic literature and policy documents published between 2020 and 2025 through content analysis. The findings show that research-based advocacy plays a crucial role in linking academic knowledge with Islamic economic policymaking. Academics contribute significantly to policy innovation, while the integration of Islamic ethical values supports institutional sustainability. Furthermore, collaboration through the triple helix model enhances participatory and welfare-oriented governance. These findings highlight the importance of integrating empirical research into Islamic economic regulation based on maqashid al-sharia. Penelitian ini menganalisis strategi advokasi kebijakan berbasis penelitian ekonomi Islam dalam memperkuat regulasi dan kelembagaan yang berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan terhadap literatur akademik dan dokumen kebijakan periode 2020–2025 dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokasi kebijakan berbasis riset berperan efektif dalam menjembatani akademisi dan pembuat kebijakan, sementara kolaborasi model triple helix memperkuat tata kelola kelembagaan ekonomi syariah yang partisipatif dan berkelanjutan. Selain itu, internalisasi nilai etika Islam seperti amanah dan tanggung jawab sosial menjadi faktor penting dalam keberlanjutan lembaga ekonomi syariah. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi riset akademik dalam perumusan kebijakan untuk memperkuat regulasi ekonomi Islam berbasis maqashid syariah.