Suyatno , Suyatno
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR Setyaningsih, Esti; Hidayati, Dian; Suyatno , Suyatno
Evaluasi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2026): Evaluasi-Edisi Maret
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/x2nkm349

Abstract

Abstract Rendahnya minat baca Al-Qur’an di kalangan siswa sekolah dasar menjadi tantangan serius bagi lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen dan implementasi program literasi Al-Qur’an dalam meningkatkan minat baca siswa di SD Muhammadiyah Prambanan, Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program literasi Al-Qur’an dilakukan melalui empat tahapan manajemen: (1) Perencanaan yang matang dengan menetapkan target capaian harian; (2) Pengorganisasian melalui pembagian tugas wali kelas dan guru pendamping; (3) Pelaksanaan melalui kegiatan pembiasaan tadarus pagi dan metode klasikal; (4) Pengawasan melalui buku kendali mutaba’ah. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat baca siswa yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi bacaan harian, antusiasme siswa dalam mengikuti jam literasi, serta tumbuhnya kesadaran mandiri untuk membaca Al-Qur’an. Faktor pendukung utama adalah budaya sekolah yang religius dan dukungan sarana prasarana yang memadai. Kata Kunci: Manajemen Program, Literasi Al-Qur’an, Minat Baca, Sekolah Dasar. Implementation of Al-Qur'an Literacy Program in Increasing Students' Reading Interest in Elementary Schools The low interest in reading the Al-Qur'an among elementary school students is a serious challenge for Islamic educational institutions. This study aims to describe the management and implementation of the Al-Qur'an literacy program in increasing students' reading interest at SD Muhammadiyah Prambanan, Sleman. This research uses a descriptive qualitative approach. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with principals and teachers, and documentation studies. Data analysis techniques include data reduction, data display, and drawing conclusions. The results showed that the implementation of the Al-Qur'an literacy program was carried out through four management stages: (1) Careful planning by setting daily achievement targets; (2) Organizing through the division of tasks for class teachers and assistant teachers; (3) Implementation through morning tadarus habituation activities and classical methods; (4) Supervision through the mutaba'ah control book. The research findings indicate an increase in students' reading interest characterized by an increase in the frequency of daily reading, student enthusiasm in attending literacy hours, and the growth of independent awareness to read the Al-Qur'an. The main supporting factors are the religious school culture and adequate infrastructure support. Keywords: Program Management, Al-Qur'an Literacy, Reading Interest, Elementary School.
Strategi Kepala Sekolah Membangun Budaya Mutu di Sekolah Rintisan Unggulan Kemenag RA Ar Raihan Suwarti , Suwarti; Maryani , Ika; Suyatno , Suyatno; Santosa, Achadi Budi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8049

Abstract

Mutu pendidikan merupakan instrumen krusial yang menentukan keberhasilan dan keberlanjutan sebuah lembaga pendidikan. Kualitas yang unggul tidak hanya mencerminkan efektivitas manajemen sekolah dan profesionalisme guru, tetapi juga menunjukkan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan zaman. Dalam ekosistem ini, kepala sekolah memegang peranan sentral sebagai nakhoda yang merancang serta mengimplementasikan kebijakan strategis guna memperkuat budaya mutu di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun mutu lembaga melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan secara komprehensif menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara purposive, melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan sarana prasarana, tenaga pendidik, hingga ketua komite sekolah sebagai representasi pemangku kepentingan. Proses analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, hingga penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peningkatan budaya mutu diimplementasikan melalui pendekatan sistematik yang mencakup lima pilar utama: (1) internalisasi visi-misi sebagai landasan operasional; (2) peningkatan kompetensi pedagogis guru; (3) penciptaan lingkungan organisasi berbasis nilai budaya; (4) optimalisasi sarana penunjang pembelajaran, dan  (5) penguatan kemitraan strategis dengan orang tua dan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang strategis sangat vital dalam menjaga standar mutu, khususnya pada jenjang Taman Kanak-Kanak, demi menciptakan fondasi pendidikan yang berkelanjutan.