Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Fase A di SD GMIM Rurukan: indonesia Bawiling, Stefin; Tarusu, Deysti T.; Sumilat, Margareta O.
Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sistem Informasi, Teknik Informatika dan Teknologi Pendidikan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memahami akan peran guru dalam pembentukan karakter peserta didik fase A di SD GMIM Rurukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa guru fase A di SD GMIM Rurukan melaksanakan peran mereka sebagai seorang guru bukan hanya sebagai pemberi ilmu pengetahuan dalam proses pembelajaran tetapi juga sebagai seorang yang membentuk karakter peserta didik terlebih khsus di fase A melalui peran guru sebagai teladan, guru sebagai motivator, guru sebagai inspirator, guru sebagai fasilitator, dan guru sebagai evaluator. Selain itu lingkungan belajar juga mempengaruhi akan pembentukan karakter peserta didik fase A sehingga peran guru dalam berkolaborasi dengan keluarga dan masyarakat sangat diperlukan, dengan mengajak keluarga dan masyarakat berperan aktif dalam proses pembentukan karakter. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter peserta didik fase A di SD GMIM Rurukan, guru menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama melalui keteladanan guru dalam berperilaku dan sikap sopan yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, memberikan motivasi yang positif berupa pujian dan pemberian reward atau penghargaan, menjadi seorang yang menginspirasi bagi peserta didik melalui tingkah laku dan memberikan contoh yang baik, penggunaan metode pembelajaran yang menarik dan tepat dalam proses pembelajaran dan mengaitkan materi dengan nilai-nilai karakter yang tepat untuk diajarkan, serta melakukan evaluasi karakter yang berkelanjutan.