Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS DIMENSI PENGEMBANGAN KARIR APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) TENAGA KEPENDIDIKAN DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Billy Octorian; Ronni Haga
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): Edisi Januari - April 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.6588

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja serta implikasinya pada pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga kependidikan di Universitas Palangka Raya (UPR). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 139 responden yang dipilih melalui purposive sampling dengan analisis data menggunakan path analysis (Smart PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja maupun pengembangan karier, sedangkan kompetensi terbukti menjadi faktor dominan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Selain itu, ditemukan bahwa kinerja memediasi hubungan antara kompetensi dan pengembangan karier, namun tidak memediasi hubungan antara pelatihan dan pengembangan karier. Implikasi studi ini menyarankan perlunya evaluasi program pelatihan agar lebih relevan dengan kebutuhan pekerjaan serta penguatan kompetensi sebagai basis utama pengembangan karier ASN.
Analisis Fenomena "Purbaya Effect": Transformasi Psikologi Pasar dan Implikasi Kebijakan Fiskal Agresif di Indonesia Ronni Haga; Sunaryo Neneng
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak Vol. 3 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak (JIEAP)
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jieap.v2i4.1908

Abstract

This study analyzes the economic phenomenon known as the "Purbaya Effect" in the Indonesian capital market during the second half of 2025. This phenomenon is characterized by a significant surge in the Jakarta Composite Index (IHSG), which broke the All-Time High (ATH) record 21 times within four months following the appointment of Purbaya Yudhi Sadewa as Minister of Finance. Using a mixed-methods approach combining quantitative market data analysis and qualitative policy review, this research finds that the "Purbaya Effect" is driven by aggressive liquidity injection policies (Rp 200 trillion), institutional trust built during his tenure at LPS, and strong narrative economics. However, this study also identifies significant risks related to exchange rate volatility and potential economic overheating. The findings suggest that while the "Purbaya Effect" successfully restored short-term investor confidence, long-term sustainability depends on the balance between growth acceleration and macroeconomic stability.
KUALITAS LAYANAN, ADOPSI QRIS, SERVICESCAPE TERHADAP LOYALITAS GEN Z MELALUI KEPUASAN KEDAI KOPI PALANGKA RAYA Rahmadi Rahmadi; Noorjaya Nahan; Ronni Haga; Gema Borneo Poetra
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): Edisi Mei - Agustus 2026
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Layanan, Adopsi QRIS, dan Servicescape terhadap Loyalitas Pelanggan Gen Z dengan Kepuasan Pelanggan sebagai variabel mediasi pada T.Oeang Coffee di Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan teknik purposive sampling terhadap 200 responden Gen Z yang pernah berkunjung dan menggunakan QRIS saat bertransaksi. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Layanan, Adopsi QRIS, dan Servicescape berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. Kepuasan Pelanggan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan Gen Z. Selain itu, Kualitas Layanan dan Servicescape berpengaruh langsung terhadap Loyalitas, sedangkan Adopsi QRIS berpengaruh terhadap Loyalitas melalui Kepuasan Pelanggan. Nilai R-square menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 42,2% variasi Kepuasan dan 54,3% variasi Loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas pelanggan Gen Z terbentuk melalui pengalaman phygital yang mengintegrasikan layanan manusia, kemudahan pembayaran digital, dan kenyamanan lingkungan fisik kedai.