Dwi Kriswanto, Wahyu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DRONE BATALYON INTAI TEMPUR KOSTRAD DALAM PENUGASAN DI PAPUA Dwi Kriswanto, Wahyu; Agung Slamet, Suradi; Sugiri, Sugiri
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 3 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i3.2026.848-856

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam penggunaan wahana udara tanpa awak atau drone, mengidentifikasi berbagai faktor friksi di lapangan, serta merumuskan cetak biru strategi pemanfaatannya oleh Batalyon Intai Tempur (Yontaipur) Kostrad guna mendukung keberhasilan operasi militer di wilayah Papua. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif analitis. Pengumpulan data dilaksanakan secara triangulatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif non-aktif, dan studi dokumentasi terkait inventaris logistik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa drone multi-rotor berfungsi krusial sebagai instrumen pengganda kekuatan untuk keperluan pengintaian taktis dan perlindungan pasukan, yang secara absolut memangkas siklus kognitif pengambilan keputusan komandan di daerah rawan penyergapan. Meskipun demikian, optimalisasi teknologi modern ini terhambat oleh friksi alam seperti anomali cuaca ekstrem, topografi perbukitan karst yang memutus transmisi sinyal elektromagnetik, keterbatasan sumber daya manusia organik bersertifikasi, ketiadaan rantai pasok logistik suku cadang yang otonom, serta adaptasi taktik musuh. Strategi pemanfaatan drone kemudian diformulasikan menggunakan pendekatan keseimbangan strategis yang koheren, yang bermuara pada tujuan akhir integrasi peperangan berbasis jaringan, pemenuhan sumber daya melalui modernisasi spesifikasi militer dan legalisasi unit organik, serta penentuan cara bertindak melalui pembakuan doktrin dan prosedur standar operasi untuk manuver di medan ekstrem.