Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Village Funds and “Indeks Desa Membangun” (IDM) in Central Java Province Priyatna, Fauzy Ade; Indah Susilowati; Purnawan Adi Wicaksono
Amkop Management Accounting Review (AMAR) Vol. 6 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/amar.v6i1.3484

Abstract

Village funds are one of Indonesian Government's programs to encourage equitable development and improve economy starting from villages. The existence of village funds is expected to increase village independence which can be measured by IDM. IDM is a benchmark to provide an overview of village status through 5 classifications, namely very underdeveloped villages, underdeveloped villages, developing villages, developed villages, and independent villages. Village funds have a positive relationship with increasing IDM. This study aims to describe the role of village funds on IDM in Central Java Province. The research method used is a descriptive method with descriptive statistical analysis. The research data uses village funds budgets and IDM values of Central Java Province in the last 9 years (2015-2024). The study results show that there is a trend of increasing village funds budgets and IDM values in Central Java Province. The village funds budgets increased by around Rp 6.886.484.666.000,- between 2015 and 2024. Meanwhile, the IDM values increased by 0.1193 between 2016 and 2024. The increase in IDM values also encouraged a change in the status of IDM in Central Java Province from developing to developed. Based on these two trends, the increase of village funds budgets are in line with the increase of IDM values in Central Java Province. Thus, village funds have a positive role for IDM in Central Java Province.
Dana Desa dan Indeks Desa Membangun (IDM) di Provinsi Jawa Tengah Fauzy Ade Priyatna; Indah Susilowati; Purnawan Adi Wicaksono
JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan
Publisher : Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiip.v11i1.30278

Abstract

Dana desa merupakan salah satu program Pemerintah Indonesia untuk mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan perekonomian mulai dari desa. Keberadaan dana desa diharapkan mampu meningkatkan kemandirian desa yang dapat diukur dengan Indeks Desa Membangun (IDM). IDM menjadi tolok ukur untuk memberikan gambaran status desa melalui 5 klasifikasi, yaitu desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, desa maju, dan desa mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dana desa terhadap Indeks Desa Membangun (IDM) di Provinsi Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan analisis statistik deskriptif. Data penelitian menggunakan anggaran dana desa dan IDM Provinsi Jawa Tengah dalam kurun waktu 9 tahun terakhir (2015-2024). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi tren peningkatan anggaran dana desa dan nilai IDM di Provinsi Jawa Tengah. Anggaran dana desa mengalami peningkatan sekitar Rp 6.886.484.666.000,- antara tahun 2015 dan 2024. Sedangkan, nilai IDM mengalami peningkatan sebesar 0,1193 antara tahun 2016 dan 2024. Peningkatan nilai IDM tersebut juga mendorong perubahan status IDM Provinsi Jawa Tengah yang semula berkembang menjadi maju. Berdasarkan kedua tren tersebut, peningkatan yang terjadi terhadap anggaran dana desa sejalan dengan peningkatan nilai IDM di Provinsi Jawa Tengah. Dengan begitu, maka dana desa memiliki peran positif terhadap IDM di Provinsi Jawa Tengah.