Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POTENSI DESA PAGARUYUANG DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT Puspita Sari, Oktaviani; Betsaida Pasaribu, Anisa; Frizona Putri, Amelia; Najwa, Puti; Edinda Putri, Leony; Amelia Putri, Riska; Gustianda Putra, Tegar; Olivia Memi, Ulfa; Zakhia, Zakhia; Karina Syafitri, Stefani; Hutagaol, Martauli; Rahmi Mentari, Tasya; Safira Augisty, Faradisa; Muthmainnah, Najla
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1365-1371

Abstract

KKN Reguler Universitas Negeri Padang merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan sejak tanggal 17 Juni 2025 hingga 17 Juli 2025. Artikel ini membahas kegiatan desa dan kegiatan tambahan mahasiswa KKN. Kegiatan KKN bertujuan untuk memberi pengalaman dan sebagai proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk menggali potensi-potensi desa yang dapat dikembangkan masyarakat. Metode pelaksanaan KKN di lokasi terdiri dari kegiatan survey, dan perencanaan kegiatan tambahan. Kegiatan di bidang social, keagamaan, kesenian dan pendidikan ini didukung oleh pemerintah dan bahkan masyarakat setempat . Hal tersebut ditunjukkan dalam kegiatan mahasiswa KKN banyak melibatkan masyarakat dari berbagai golongan. Dari Kelurahan beserta aparatnya banyak melibatkan mahasiswa KKN dalam pelaksanaan kegiatan dalam beberapa bidang seperti budaya, pertanian dan perkebunan, peternakan, industri dan kesenian.
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MELALUI ECOBRICK DI NAGARI PAGARUYUNG, KABUPATEN TANAH DATAR, SUMATERA BARAT Puspita Sari, Oktaviani; Octavian Irawan, Hafidz; Yazid Azdawi, Muhammad; Novia, Ocfriani; Elpitri, Selvia; Sunefti, Aida; Maria Br Sinaga, Elsa; Dwi Rahmah, Niken; Salfadilla, Zelfi; Diah Wardani, Suci; Bagus Anugroho, Tri; Ariiq Ikwan, Muhammad; Saleh, Khoirul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1199-1206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis inovasi pengelolaan sampah plastik melalui metode ecobrick di Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, sosialisasi dan dokumentasi selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya sampah plastik dan praktik pembakaran yang merugikan lingkungan. Melalui program sosialisasi dan pelatihan pembuatan ecobrick kepada ibu-ibu PKK, kegiatan ini berhasil mentransformasi pola pikir dan meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Partisipasi aktif warga, terutama ibu rumah tangga, menunjukkan adanya perubahan perilaku yang signifikan dan komitmen untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri. Hasil penelitian ini merekomendasikan metode ecobrick sebagai alternatif pengelolaan sampah yang efektif dan dapat diimplementasikan di komunitas lain dengan permasalahan serupa.
Rokok dan Sirih sebagai simbol budaya dalam prosesi pernikahan adat Batak Angkola AlFauzan, Ali; Dewi, Susi Fitria; Fatmariza, Fatmariza; Puspita Sari, Oktaviani
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 1 (2026): Fifteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i1.966

Abstract

This study aims to analyze the mechanism and stages of the Batak Angkola traditional wedding ceremony and to examine the symbolic meanings of cigarettes and betel (burangir) within the cultural context of society. This research is motivated by the importance of understanding cultural symbols that persist amid modernization, although their meanings are gradually shifting among younger generations. The study employs a qualitative approach with a descriptive method to explore symbolic meanings in depth based on the perspectives of cultural actors directly involved in the tradition. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation involving purposively selected informants, including traditional leaders, religious figures, women, and youth. Data analysis uses the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity is ensured through source and method triangulation. The results show that the traditional wedding process consists of several stages, namely manyapai boru, marpege-pege, manulak sere hasahatan, culminating in horja and mangupa. Each stage contains symbolic meanings that reflect social and cultural values within the community. Cigarettes are interpreted as symbols of respect, communication, and social bonding, while betel (burangir) represents acceptance, affection, and kinship ties. Both function as nonverbal communication media that strengthen social and cultural values while maintaining the continuity of traditions and reinforcing local cultural identity amid ongoing social change.