Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Nyeri Akut Post Kraniotomi melalui Teknik Relaksasi dalam Asuhan Keperawatan pada Sdr. Z Alfitri Akbar, Muhammad Rizqan; Setyowati, Anggi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8565

Abstract

Nyeri akut merupakan keluhan yang sering dialami pasien pasca kraniotomi dan dapat meningkatkan tekanan intrakranial serta mengganggu kenyamanan, pola tidur, dan aktivitas pasien. Kondisi ini memerlukan penatalaksanaan yang efektif dan aman tanpa mengganggu pemantauan neurologis. Upaya pendekatan yang dapat digunakan adalah terapi nonfarmakologis melalui teknik relaksasi. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknik slow deep breathing dan guided imagery dalam menurunkan skala nyeri pada pasien Sdr. Z post kraniotomi dengan cedera kepala sedang. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien (Sdr. Z) yang dirawat di Ruang Nuri RSD Idaman Kota Banjarbaru. Pelaksanaan intervensi dilakukan selama tiga hari dengan pemberian latihan slow deep breathing selama 15 menit sebanyak lima kali sehari dan guided imagery selama 15 menit sebanyak satu kali sehari. Evaluasi tingkat nyeri dilakukan setiap hari menggunakan Numeric Rating Scale. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri secara bertahap dari skala 6 (nyeri sedang) pada saat pengkajian awal menjadi skala 3 (nyeri ringan) pada hari ketiga setelah intervensi. Selain itu, pasien mampu memahami dan mempraktikkan kembali teknik relaksasi secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik slow deep breathing dan guided imagery dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai bagian dari manajemen nyeri komprehensif pada pasien post kraniotomi.