Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Association of Abdominal Subcutaneous Adipose Tissue Thickness with Depression, Anxiety, and Stress Among Medical Students Oktariza, Rury Tiara; Noviyanti, Noviyanti; Indriyani, Indriyani; Putri, Nabila Amanda Fauzi
Syifa'Medika Vol 16, No 2 (2026): Syifa Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v16i2.10051

Abstract

Obesitas yang ditandai dengan peningkatan jaringan adiposa di tubuh semakin meningkat dalam beberapa decade terakhir terutama pada mahasiswa. Mahasiswa kedokteran memiliki tingkat stres, depresi dan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok usia yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tebal jaringan adiposa subkutan area abdomen dengan tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada mahasiswa kedokteran.  Penelitian dengan desain cross-sectional dilakukan kepada 57 mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang yang tidak sedang menjalani program diet, terapi antiretroviral, pengobatan kanker, terapi insulin, pengobatan psikotropik dan kortikosteroid serta tidak didiagnosis dengan penyakit diabetes, dan penyakit tiroid.  Data primer yang terdiri dari tebal lipatan kulit abdomen dan skor DASS 42 dikumpulkan.  Analisis statistik secara komputerisasi dilakukan dengan uji Spearman. Rata-rata tebal lipatan kulit abdomen responden 16,96 mm (SD 9,457), 24,6% depresi, 35,1% kecemasan, dan 21,1% stres. Tebal lipatan kulit abdomen memilki hubungan yang signifikan dan positif dengan depresi (p = 0,008 ; r = 0,350), tetapi tidak berhubungan dengan kecemasan (p = 0,074 ) dan stress (p = 0,057). Semakin tebal jaringan adiposa subkutan abdomen, semakin tinggi tingkat depresi pada mahasiswa kedokteran