Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan lembaga pendidikan nonformal dalam mendukung pemberdayaan kemandirian anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus memerlukan layanan pendidikan, pelatihan, dan pendampingan yang terarah agar mampu mengembangkan potensi serta menjalani kehidupan secara mandiri. Lembaga Rumah Anak Prestasi merupakan salah satu lembaga sosial yang menyelenggarakan berbagai program pelatihan keterampilan dan pembinaan kemandirian bagi anak dengan hambatan intelektual ringan hingga sedang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan lembaga Rumah Anak Prestasi dalam memberdayakan kemandirian anak berkebutuhan khusus serta mengkaji berbagai upaya yang dilakukan lembaga dalam melatih kemandirian mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kepada pengelola lembaga, tutor, serta pendamping. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pengujian keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lembaga meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan program pemberdayaan. Program yang dilaksanakan berupa pelatihan keterampilan, pembiasaan perilaku mandiri, serta pendampingan secara intensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan lembaga berperan penting dalam membangun kemandirian anak berkebutuhan khusus melalui program yang terstruktur, pendampingan berkelanjutan, dan kerja sama dengan orang tua. Kata kunci: pengelolaan lembaga, pemberdayaan, kemandirian, anak berkebutuhan khusus, pendidikan nonformal.