This Author published in this journals
All Journal Jurnal GEOSAPTA
Kusuma, Kadek Arya Bayu Indra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konservasi Batubara dengan Optimalisasi Mine Out dan Thin Coal Kusuma, Kadek Arya Bayu Indra; Sidiq, Hidayatullah; Putra, Bayurohman Pangacella
Geosapta Vol 12, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v12i1.15430

Abstract

Pada tambang batubara site Gurimbang PT. Berau Coal, memiliki karakteristik batubara multi seam dengan ketebalan bervariatif yaitu mulai dari 12 m hingga kisaran 15 cm sampai 50 cm. Berdasarkan ketebalan bervariatif inilah harus dilakukan upaya perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan sehinggga prioritas penambangan bukan hanya batubara seam tertebal namun seam batubara tipis dapat dimanfaatkan dengan baik, hal ini sejalan dengan Kepmen ESDM 1827 tahun 2018 pada lampiran VII disebutkan bahwa cut off thickness batubara minimum 30 cm dengan potensi thin coal berdasarkan hasil reserving rentang ketebalan batubara 50 cm-30 cm sebesar 362,14 Ton. Selain batubara tipis, potensi pemanfaatan mine out berdasarkan reserving sebesar 479,24 Ton terdiri dari 15 seam potensial yang belum dilakukan secara maksimal. Berdasarkan hasil dan analisis didapatkan alat gali muat yang digunakan adalah Excavator Komatsu PC-300 dengan produktivitas alat sebesar 202,27 Ton/jam, PC-400 dengan produktivitas alat sebesar 242,92 Ton/jam, dan alat angkut Dump Truck Scania P360 dengan produktivitas alat sebesar 54 Ton/jam. Massa batubara pada pit L site Gurimbang PT. Berau Coal sebesar 304.144,96 Ton pada bulan November 2021. Peningkatan produksi batubara pada bulan November 2021 dengan memasukkan produk konservasi berupa mine out dan thin coal dalam perhitungan total produksi batubara adalah sebanyak 3.424,64 Ton atau sebesar 1,14%. Tingkat keberhasilan coal recovery pada optimasi dengan mine out dan thin coal meningkat sebesar 1,13% dari 99,23% menjadi 100,36% pada bulan November 2021. Namun, terdapat faktor-faktor penyebab optimasi tidak efektif yang ditunjukkan dengan fishbone diagram dan dilakukan analisis pada faktor utama penyebab optimasi tidak efektif.