Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL DAN PELATIHAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI LOKAL KELURAHAN BULAK BANTENG Navy Nurlyn Ajrina; Muhammad Bhirawa Dwi Atma Citalada; Elsavira Nurul Akmalia; Hizkia Hardi; Zaidan Nabil Al Farizi
ABIDUMASY Vol 7 No 1 (2026): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan UMKM melalui transformasi digital dan pelatihan pemasaran sebagai upaya penguatan ekonomi lokal di Kelurahan Bulak Banteng, Surabaya. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital dan masih dominannya pemasaran konvensional di kalangan UMKM setempat, yang berpotensi menghambat daya saing di era digital. Tujuan utama pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam memanfaatkan platform digital untuk promosi dan perluasan pasar, serta membantu digitalisasi usaha mereka. Kegiatan ini bermitra dengan Pemerintah Kelurahan Bulak Banteng dan Komunitas UMKM setempat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan survei door-to-door, pendampingan pembuatan akun media sosial, pendaftaran di marketplace, dan sosialisasi pemasaran digital. Hasil yang dicapai meliputi keberhasilan pendaftaran 31 UMKM di Google Maps, 4 UMKM di Shopee Food, 1 UMKM di GoFood, 1 UMKM di Marketplace Shopee, serta pendampingan pembuatan akun Instagram dan TikTok untuk beberapa UMKM. Selain itu, sosialisasi dan pelatihan terkait digital marketing juga dilakukan. Capaian ini menunjukkan adanya peningkatan visibilitas digital dan potensi jangkauan pasar yang lebih luas bagi UMKM di Kelurahan Bulak Banteng. Keberhasilan program ini menggarisbawahi pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan ketahanan dan daya saing UMKM lokal, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait pertumbuhan ekonomi yang inklusif.