Latar Belakang: Rendahnya minat dan hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi di kelas X IPA MA Nurul Huda (hanya 40% mencapai KKTP) disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang sesuai dan media yang belum optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Boardgame Monopoli Bioteknologi (MONOBIOEDU) berbasis model Game Based Learning yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi kelas X IPA. Metode: Menggunakan metode R&D dengan model ADDIE, penelitian ini melibatkan 35 siswa kelas X IPA MA Nurul Huda. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil (10 siswa), kelompok besar (25 siswa), dan quasi experiment (20 siswa). Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan tes, lalu dianalisis dengan persentase, uji normalitas, uji statistik (paired sample t-test dan Wilcoxon), serta N-Gain. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MONOBIOEDU sangat valid dengan rata-rata keseluruhan 91,8% (ahli media 93%, ahli materi 88-94%, ahli bahasa 83-95%, ahli evaluasi 90%, dan ahli praktisi 88%). Media juga sangat praktis berdasarkan uji kelompok kecil (89%) dan kelompok besar (91%). Minat belajar siswa meningkat dari 37,44% (kategori sangat rendah) menjadi 90% (kategori sangat tinggi) dengan N-Gain 0,6054 (kategori sedang, efektif). Hasil belajar siswa meningkat dari rata-rata 59 menjadi 90 dengan N-Gain 0,7679 (kategori tinggi, efektif). Uji paired sample t-test pada minat belajar dan uji Wilcoxon pada hasil belajar menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media. Kesimpulan: Media MONOBIOEDU valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan minat serta hasil belajar siswa pada materi Bioteknologi.