Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Interoperability TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara dalam Pengamanan Selat Malaka Amzidil, Amzidil; Simatupang, Haposan; Hendra, Afrizal
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i3.32754

Abstract

Selat Malaka merupakan salah satu Sea Lines of Communication (SLOC) paling strategis di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik serta menjadi jalur utama distribusi energi dan perdagangan global. Posisi ini menjadikan Selat Malaka memiliki arti penting bagi stabilitas keamanan regional sekaligus kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun, tingginya intensitas pelayaran internasional di kawasan tersebut juga diiringi oleh meningkatnya berbagai ancaman keamanan maritim, baik tradisional maupun non-tradisional, seperti pelanggaran wilayah, pembajakan, penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, dan terorisme maritim. Kompleksitas ancaman tersebut menuntut respons pertahanan yang terintegrasi melalui sinergi antarmatra TNI, khususnya antara TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kerja sama kedua matra, mengidentifikasi hambatan interoperability, serta merumuskan strategi penguatan operasi gabungan di Selat Malaka. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen strategis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada perbedaan sistem komando, keterbatasan integrasi komunikasi, dan belum optimalnya standardisasi prosedur operasi. Penguatan interoperability dapat dilakukan melalui integrasi C4ISR, latihan gabungan berkelanjutan, harmonisasi doktrin, dan pengembangan pusat komando terpadu. Strategi ini berimplikasi pada peningkatan efektivitas pengawasan, percepatan respons, dan penguatan ketahanan maritim nasional.