Abstrak Kurangnya interaksi sosial anak dengan temannya atau anak dengan guru. Adapun hal lain yaitu anak cenderung bermain soliter ketika teman lainnya bermain dalam kelompok atau bermain bersama, kurangnya anak dalam bergaul dengan temannya, tidak saling tegur sapa, masih jarang melakukan kontak mata saat bercakap-cakap. Selain itu proses pembelajaran masih berpusat pada guru yang menyebabkan pembicaraan lebih banyak didominasi oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan interaksi sosial anak, model pembelajaran sentra Imtaq, dan mendeskripsikan optimalisasi kemampuan interaksi sosial anak melalui model pembelajaran sentra Imtaq di TK Putra Bangsa Trimulyo Kayen Pati Tahun Pelajaran 2022/2023. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adapun pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian menganalisis data dengan langkah langkah, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kemampuan interaksi sosial anak di TK Trimulyo Kayen Pati Tahun Pelajaran 2022/2023 keberhasilan di tahap awal mempengaruhi peluang keberhasilan di tahap berikutnya. Dalam hal ini, peserta didik sendirilah yang mengembangkan keseimbangan tahapan demi tahapan. 2) Model pembelajaran sentra Imtaq di TK Trimulyo Kayen Pati Tahun Pelajaran 2022/2023 merupakan salah satu model pembelajaran yang diselenggarakan dengan model pembelajaran sentra menjadi model yang diminati anak usia 2-4 tahun. Model pembelajaran sentra IMTAQ agar peserta didik mampu menirukan gerakan ibadah wajib dan berlatih untuk menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap ciptaan Allah. 3) Kemampuan interaksi sosial anak melalui model pembelajaran sentra Imtaq di TK Putra Bangsa Trimulyo. Kata kunci : Anak usia Dini, Interaksi Sosial, Model Pembelajaran Sentra IMTAQ