Ni Made Sintya Dewi Canseria Suwirya Dika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SISWA KELAS IV I Komang Wisnu Budi Wijaya; Ni Made Sintya Dewi Canseria Suwirya Dika; I Ketut Sudarsana
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1145

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya daya analisis siswa dalam pembelajaran IPAS, yang dipengaruhi oleh dominasi metode konvensional serta kurangnya penerapan media pembelajaran yang menyenangkan. Padahal, kemampuan analisis merupakan aspek penting dalam memahami konsep secara mendalam dan aplikatif. Untuk menjawab permasalahan tersebut, digunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan video animasi yang diyakini mampu mempertinggi keterlibatan serta pemahaman siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna memahami pengaruh model PBL dengan bantuan video animasi terhadap daya analisis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD N 3 Buduk. Metode yang peneliti gunakan ialah pendekatan kuantitatif berupa desain eksperimen semu (quasi-experimental). Teknik penghimpunan data dijalankan melalui pemberian pre-test dan post-test memanfaatkan instrumen tes objektif. Hasil penelitian ini memperlihatkan terdapatnya kenaikan  signifikan pada kemampuan analisis siswa pada kelas eksperimen sesudah diterapkannya model tersebut, yang diperlihatkan dari kenaikan skor rerata dari 54,55 menjadi 92,33 serta hasil uji-t dengan signifikansinya senilai 0,000. Mengacu pada hasil tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa penerapan model PBL dengan bantuan video animasi efektif dalam meningkatkan potensi analisis siswa pada pembelajaran IPAS. Model ini dianjurkan untuk digunakan selaku alternatif strategi belajar aktif di sekolah dasar.