Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Reservasi dan Tiketing Siswa Vokasi Pariwisata melalui Pelatihan Global Distribution System: Strengthening Reservation and Ticketing Competencies of Vocational Tourism Students through Global Distribution System Training Triani, Rachmadina Rafika; Karismawan, Candra; Jati, Bimo Kuncoro; Riswano, Riswano
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9360

Abstract

Transformasi digital pada industri pariwisata menuntut pendidikan vokasi untuk memperkuat kompetensi teknologi, khususnya dalam penggunaan Global Distribution System (GDS). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan siswa melalui pelatihan GDS berbasis practice-based learning (PBL). Metode pelaksanaan terdiri atas lima tahap: analisis kebutuhan, sosialisasi, penyampaian materi, praktik simulasi Sabre, serta pendampingan dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian praktik, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator kompetensi: pemahaman konsep GDS meningkat dari 45% menjadi 88%, penggunaan kode Sabre dari 30% menjadi 85%, ketepatan PNR dari 40% menjadi 90%, kecepatan eksekusi dari 35% menjadi 82%, dan kemandirian praktik dari 28% menjadi 80%. Pendampingan intensif efektif membantu peserta mengatasi kendala teknis dan meningkatkan kemampuan analitis. Secara keseluruhan, pelatihan ini membuktikan bahwa PBL merupakan pendekatan yang efektif dan dapat direplikasi untuk memperkuat kompetensi digital pada pendidikan vokasi pariwisata. Disarankan agar pelatihan GDS (Sabre) dilakukan secara berkelanjutan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum vokasi pariwisata. Selain itu, diperlukan pengembangan skenario praktik yang lebih lanjut dan kontekstual, peningkatan fasilitas, serta peningkatan kompetensi guru sebagai trainer internal untuk menjaga keberlanjutan hasil pembelajaran.
Peningkatan Perkembangan Emosi Anak Usia Dini melalui Penggunaan Alat Peraga Edukatif di Desa Singasari, Jonggol, Jawa Barat Mulyati, Mulyati; Irwanto, Reno; Jati, Bimo Kuncoro; Marsita, Jaka
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.24912

Abstract

Perkembangan emosional pada masa golden age memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, empati, kemandirian, serta kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Namun, hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa guru dan orang tua masih lebih berfokus pada pencapaian intelektual, sehingga aspek sosial-emosional sering terabaikan. rogram Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) ini dilaksanakan pada 10–11 Juni 2025 di PAUD Ar-Rafa 2, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Kegiatan melibatkan guru, orang tua, dan anak usia 3–5 tahun melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, penyediaan APE, pendampingan, dan evaluasi. Alat Peraga Edukatif (APE) yang digunakan mencakup boneka emosi, kartu ekspresi wajah, dan permainan drama untuk menstimulasi pengenalan serta pengelolaan emosi anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru dan orang tua terkait pentingnya stimulasi emosional, serta perubahan perilaku positif pada anak dalam mengenali dan mengekspresikan perasaan diri sendiri maupun orang lain. Temuan ini menegaskan bahwa stimulasi emosional dengan APE efektif dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini. Selain itu, sekolah dan masyarakat berkomitmen melanjutkan program melalui pembuatan APE berbasis bahan lokal dan pelatihan lanjutan. Program ini berpotensi menjadi model keberlanjutan bagi lembaga PAUD lainnya.