Burnout adalah suatu keadaan emosional ketika seseorang merasa lelah dan jenuh secara fisik maupun mental, akibat dari tuntutan pekerjaan yang tinggi. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Beban Kerja Terhadap Burnout Perawat RSU Ibunda Serang Banten. Desain penelitian menggunakan penelitian campuran (Mixed Metode) dengan desain eksplanasi sekuensial (The Explanatory Sequential Design). Populasi kuantitatif dalam penelitian ini adalah 32 perawat di RSU Ibunda, sedangkan penelitian kualitatif diwakili oleh 7 orang informan yaitu perawat dari masing-masing ruangan. Hasil analisis regresi berganda variabel beban kerja p-value 0.333 yang artinya ada pengaruh antara beban kerja dengan kejadian burnout perawat dengan nilai t = 9.280 artinya perawat dengan beban kerja tinggi memiliki peluang mengalami burnout 9.28 kali. Nilai koefisien B yaitu 1.341 bernilai positif, maka semakit tinggi beban kerja perawat maka akan semakin meningkat terjadinya burnout. Implikasi yang dilakukan adalah menyusun kebijakan kerja, dan program Latihan manajemen stress untuk mengatasi burnout. Rekomendasi untuk RSU Ibunda Serang Banten di sarankan untuk membuat program manajemen stress dengan cara mengadakan workshop rutin (pelatihan stress, burnout dan cara mengelolanya), simulasi coping stress (Latihan menghadapi situasi stress tinggi misalnya diruang IGD dan ICU), psikoedukasi (memberikan edukasi tentang tanda awal burnout dan kapan waktu yang tepat untuk mencari bantuan), mengadakan forum pertemuan rutin antara perawat, dokter dan tenaga Kesehatan lain untuk saling mendukung dan memberikan masukan.