Masa bayi merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan, di mana kualitas tidur menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan fisik maupun mental anak. Tidur yang cukup dapat merangsang sekresi hormon pertumbuhan serta mendukung perkembangan otak. Namun, gangguan tidur masih banyak dijumpai pada bayi. Salah satu intervensi non-farmakologi yang terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas tidur bayi adalah pijat bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi di Bubble n Me Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh bayi usia 1–12 bulan yang menjalani pijat bayi di Bubble n Me Pekanbaru dengan jumlah sekitar 20 bayi. Sampel berjumlah 16 bayi yang ditentukan dengan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kualitas tidur bayi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pijat bayi mayoritas kualitas tidur bayi berada pada kategori cukup sebanyak 81,3% (13 bayi). Setelah intervensi pijat bayi, mayoritas kualitas tidur meningkat menjadi kategori baik sebesar 75% (12 bayi). Hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi p-value = 0,001< 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pijat bayi berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kualitas tidur bayi. Dengan demikian, pijat bayi dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi non-farmakologi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi melalui perbaikan pola tidurnya.