Kualitas tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif, khususnya konsentrasi belajar. Remaja usia sekolah sering mengalami gangguan tidur akibat padatnya aktivitas belajar, penggunaan gawai hingga larut malam, serta faktor psikologis, yang berpotensi menurunkan konsentrasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMKN 2 Palu dengan jumlah populasi sebanyak 1.459 siswa dan sampel sebanyak 94 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian yang yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan kuesioner konsentrasi belajar siswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (57,4%) dan tingkat konsentrasi belajar tidak baik (47,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p value = 0,009 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa SMKN 2 Palu. Terdapat adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa di SMKN 2 Palu. Siswa dengan kualitas tidur yang buruk cenderung memiliki tingkat konsentrasi belajar yang rendah.