Nurhajijah, Wilfa Silmi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN TERAPI BERMAIN PUZZLE PADA ANAK USIA PRA-SEKOLAH DENGAN MASALAH ANSIETAS Pebrian, Kaka Azi Fadhilah; Ramdhani, Anggi; Sabrina, Putri Nur; Nurhajijah, Wilfa Silmi; Maulana, Adit Rijki; Sugiartini, Nenti; Handayani, Hani; Setiawan, Asep; Mulyanti, Sri; Kusmana, Tatang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56515

Abstract

Anak merupakan individu yang berada pada tahap tumbuh kembang yang memiliki kebutuhan fisik, psikis, serta sosial yang tidak sama dengan orang dewasa. Anak saat dirawat di rumah sakit (hospitalisasi) mereka sering muncul perasaan takut dan cemas karena berada ditempat yang asing, menghadapi tindakan perawatan, serta perpisahan dengan teman sebaya sehingga memerlukan pendekatan keperawatan yang sesuai. Salah satu intervensi keperawatan non farmakologis yang dapat diberikan dan efektif untuk menurunkan ansietas pada anak adalah terapi bermain puzzle. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan yang menyeluruh serta menganalisis pengaruh dan penerapan evidence base practice terapi bermain puzzle terhadap penurunan ansietas pada anak prassekolah akibat hospitalisasi di Ruang Melati BLUD RSU Kota Banjar. penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan penerapan terapi bermain. Subjek penelitian terdiri dari dua pasien anak usia 4 tahun (An. R dan An. R) dengan diagnosis keperawatan ansietas. Intervensi terapi bermain puzzle diberikan selama 30 menit pada setiap pertemuan, dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Evaluasi menunjukkan adanya respons positif setelah diberikan terapi bermain puzzle. Pada pasien pertama, tingkat ansietas menurun dari skala 4 menjadi skala 2, sedangkan pada pasien kedua tingkat ansietas juga menurun dari skala 4 menjadi skala 2. Selain penurunan tingkat ansietas, anak tampak lebih tenang, nyaman, dan kooperatif selama proses perawatan. Simpulan: dari karya ilmiah ini menunjukkan bahwa terapi bermain puzzle memberikan pengaruh terhadap ansietas pada anak yang menjalani hospitalisasi. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan mandiri dan diterapkan secara berkelanjutan dalam pelayanan keperawatan anak di rumah sakit.