Suwartoyo, Dini Faiza Rahayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Terintegrasi Seni Pertunjukan Tradisional Randai Sanggar Talago Rindang Jorong Piobang Kecamatan Payakumbuh Suwartoyo, Dini Faiza Rahayu; Azhar; Fitrilinda, Dafetta
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17758

Abstract

Abstract: This study aims to explore and describe the integrated community empowerment of the traditional performing arts randai sanggar talago rindang Jorong Piobang, Kanagarian Piobang, Payakumbuh District. This study uses a naturalistic method with a qualitative approach. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The results of this study show the integrated community empowerment of the traditional performing arts randai sanggar talago rindang, first seen from enabling (facilitating), that the infrastructure is sufficient. Second empowering (empowering) the promotion of this studio to the wider community and also collaborating with other partners. Third protecting (protecting cultural preservation) with village children from elementary school to high school to become a forum and foster Minangkabau cultural arts skills. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menggambarkan pemberdayaan masyarakat terintegrasi seni pertunjukan tradisional randai sanggar talago rindang  Jorong Piobang, Kanagarian Piobang, Kecamatan Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode naturalistik dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan pemberdayaan masyarakat terintegrasi seni pertunjukan tradisional randai sanggar talago rindang  , pertama dilihat dari  enabling (memfasilitasi), bahwa sarana prasarana yang tercukupi. Kedua empowering (memberdayakan) promosi sanggar ini kemasyarakat luas dan juga berkerja sama dengan mitra lain. Ketiga protecting  (melindungi pelestarian budaya)  dengan anak nagari mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas untuk menjadi wadah sekaligus membina keterampilan seni budaya minangkabau.